12 August 2020, 15:25 WIB

Satu Keluarga Reaktif, Warga Perumahan di Cianjur Ikut Tes Rapid


Benny Bastiandy | Nusantara

SATU keluarga di Perumahan Griya Nugratama, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, reaktif covid-19 hasil rapid test. Saat ini, mereka menjalani perawatan di salah satu rumah sakit swasta di Sukabumi.

Berdasarkan informasi, kasus reaktif covid-19 awalnya bermula dari adanya salah seorang warga setempat yang memiliki anak tinggal di Bekasi. Setiap pekan, anak tersebut pulang ke rumah orangtua di Perumahan Griya Nugratama.

"Pada hari Minggu kemarin, anaknya bilang ke ibunya bahwa di kantornya ada yang kena covid-19," kata Ketua RW 14 Sunarya kepada wartawan, Rabu (12/8).

Atas inisiatif sendiri, lanjut Sunarya, keluarga tersebut melakukan rapid test di RS Hermina Sukabumi. Dari hasil pemeriksaan, mereka dinyatakan reaktif.

"Sekarang mereka sedang dirawat di RS Hermina Sukabumi," jelasnya.

Baca juga: Terserap 70%, Anggaran Covid di Cianjur Cukup hingga Akhir Tahun

Warga di sekitar rumah yang reaktif covid-19 pun berinisiatif melakukan rapid test. Pasalnya, pada Minggu (9/8), mereka menghadiri acara 40 hari tahlilan di rumah warga yang reaktif covid-19.

"Kasus ini kemudian kami koordinasikan dan melapor ke Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cianjur. Hari ini (Rabu) warga mengikuti rapid test, terutama bagi yang ikut tahlilan," tuturnya.

Tim medis Puskesmas Cilaku Anggia mengaku telah mengerahkan tim ke Perumahan Griya Nugratama untuk melaksanakan rapid test bagi warga setempat. Puskesmas menyiapkan sebanyak 25 alat rapid test, karena data sementara jumlah warga yang akan mengikutinya sebanyak 21 orang.

"Kalau data yang masuk ke puskesmas dari Dinas Kesehatan, yang positif (hasil rapid test) itu ada 3 orang," terang Anggia.

Ia tidak mengetahui persis kronologis satu keluarga tersebut bisa reaktif covid-19 hasil rapid test. Pihak Puskesmas Cilaku hanya mendapatkan data dan informasi dari Dinas Kesehatan.

"Kita hanya diminta menindaklanjuti kasus ini dengan melaksanakan rapid test yang dilakukan hari ini," ungkapnya.

Rapid test dilakukan bagi warga yang diduga memiliki kontak erat langsung dengan pasien reaktif. Saat ini, pasien reaktif satu keluarga
itu menjalani perawatan.

"Yang saya tahu, pasien tersebut sedang diisolasi di RS Hermina Sukabumi," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT