12 August 2020, 14:44 WIB

Sebanyak 1,7 Juta Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19


M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora

MENTERI Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan per 10 Agustus jumlah spesimen yang telah diperiksa lebih dari 1.731.634 spesimen. Dengan pemeriksaan hasil negatif sebanyak 857.810 orang kasus terkonfirmasi 127.083.

"Dan kasus yang sembuh 82.236, jauh lebih banyak daripada kasus yang meninggal sebanyak 5.765 orang. Sehingga kasus yang sembuh sebanyak 64% dengan kasus yang meninggal 4,5%, dan yang masih dalam perawatan 30% atau 39.082 kasus," kata Airlangga saat Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Rabu (12/8).

Baca juga: Perang Lawan Covid-19, PTBA Kucurkan Lebih dari Rp 14,59 Miliar

Jika dibandingkan dengan angka kasus global kasus sembuh mencapai 64% dan kasus yang meninggal mencapai 3,66%. Di Amerika Serikat (AS) kasus sembuh 51% dan kasus meninggal 3,19%. Presentase kasus kematian terendah yakni Jepang dengan 2,22% dan kasus sembuh hampir 70%.

"Dibandingkan negara lain seluruhnya menggunaka tes yang masif. Bila dibandingkan dengan tes yang masif telah dilakukan lebih dari 1,7 juta spesimen," ujar Airlangga.

DKI Jakarta sendiri menjadi daerah yang warganya paling banyak melakukan tes covid yakni sebanyak 172.531 kali tes. Diikuti dengan Jawa Timur dengan 106.462 kali tes. Sementara yang tersendah yakni Nusa Tenggara Timur yang hanya melakukan 719 kali tes.

Untuk presentase kesembuhan per provinsi, Provinsi Kalimantan Utara dengan presentase kesembuhan tertinggi yakni 94% dan Bangka Belitung dengan 93%.

"Sementara Aceh hanya 13% karena memang terbatas yang tertular Covid-19 pun angkanya relatif kecil. Sementara DKI mencapa 62%," pungkas Airlangga. (OL-6)

BERITA TERKAIT