12 August 2020, 12:30 WIB

Dukung Ibu Menyusui untuk Bumi yang Lebih Sehat


Atalya Puspa | Humaniora

Pekan ASI diperingati di seluruh dunia pada tanggal 1-7 Agustus. Tahun ini sendiri, pekan ASI Sedunia mengangkat tema Breastfeeding for A Healthier Planet.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyatakan, di Indonesia sendiri, hari ASI sedunia mengangkat tema Dukung Ibu Menyusui untuk Bumi yang Lebih Sehat.

"ASI menyangkut pola makan dan konsumsi. Ekologi mulai dari menyusui karena alami. Karenanya, praktik menyusui tidak hanya melindungi kesehatan ibu dan anak tapi juga bumi," kata Terawan dalam webinar bertajuk Invest-ASI Indonesia untuk Bumi yang Lebih Sehat, Rabu (12/8).

Baca juga: Penanganan Kanker Paru-Paru saat Pandemi

Saat ini sendiri, berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar 2018, capaian inisiasi menyusui dini sebesar 58,2%. Sementara itu, berdasarkan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017, diketahui bayu usia kurang dari 6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif baru mencapai 52%.

Hal ini, kata Terawan, harus terus didorong. Pasalnya, pemberian ASI eksklusif memberikan banyak manfaat, di antaranya menyelamatkan 800 bayi dari stunting, menurunkan 80% risiko bayi terkena infeksi, dan menyelamatkan perekonomian.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Kirana Pritasari mengungkapkan, keberhasilan ibu menyusui harus disiapkan sejak awal kehamilan. Karenanya, Kementerian Kesehatan melakukan berbagai upaya untuk mencapai keberhasilan tersebut.

"Ada kelas ibu hamil, ibu akan dapat info dari tenaga kesehatan, persiapan apa saja yang dilakukan dan saat melahirkan dan menyusui. Ibu harus selalu sehat paling tidak dia harus periksa kesehatan selama nifas," kata Kirana.

"Nakes yang berhubungan dengan ibu hamil dan bayi sudah dilatih seperti itu. Di semua puskesmas dan semua fasyankes udah siap memberikan informasi seperti itu," tandasnya. (H-3)

 

BERITA TERKAIT