12 August 2020, 05:00 WIB

Bisnis Otomotif Menggeliat


DESPIAN NURHIDAYAT | Ekonomi

MEMASUKI semester II 2020, sektor otomotif di Indonesia menunjukkan geliat positif. Terjadi peningkatan pada angka penjualan dan aktivitas bisnis lainnya, seperti bengkel dan
spare parts.

Secara nasional, capaian penjualan grup (whole sales) pada Juli ada di kisaran 25 ribu unit atau naik 2 kali lipat ketimbang Juni 2020. Sementara itu, pada retail sales, pasar
otomotif Indonesia selama periode Juli 2020 mencapai sekitar 36 ribu unit, naik sekitar 20% jika dibandingkan dengan Juni 2020.

Daihatsu sebagai salah satu pelaku usaha di pasar otomotif juga berhasil meraih peningkatan penjualan. “Retail sales pada Juli 2020 tercatat sebanyak 5.890 unit
atau naik 6% jika dibandingkan dengan Juni 2020 sebesar 5.558 unit,” ungkap Marketing Direct or dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM)
Amelia Tjandra dilansir dari keterangan resmi, kemarin.

Secara year to date (YTD), sejak Januari–Juli, market share Daihatsu juga mengalami peningkatan. Tercatat, pada sisi whole sales naik sebesar 0,4% menjadi 17,9%, sedangkan
retail sales naik 1% menjadi 18,2% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

After Sales Service Division Head PT Astra International- Daihatsu Sales Operation (AIDSO) Lili Herman menyebutkan, animo konsumen membawa mobil mereka diservis
di bengkel kembali meningkat setelah ada pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Jika pada Mei 2020 pengunjung bengkel Astra Daihatsu dan diler Daihatsu tercatat sebanyak 52.695 unit, pada Juni 2020 telah meningkat menjadi 82.633 unit atau naik 56,8%.
Sementara itu, pada Juli 2020 tercatat 87.172 unit atau bertambah 5,5% dari Juni 2020.

Hal ini juga tidak lepas dari upaya Daihatsu mengedukasi konsumen agar melakukan servis rutin mobil mereka ke bengkel Daihatsu.

“Jadi, memang ada kenaikan pengunjung bengkel dari rata-rata 2.000 unit per hari menjadi 2.300 unit per hari. Padahal, saat ini jam operasional bengkel masih dibatasi
tidak seperti sebelum pandemi covid-19 yang beroperasi secara penuh,” ujarnya.

Lili menjelaskan, pada Agustus ini, seluruh bengkel Astra Daihatsu dan diler Daihatsu memberikan program diskon khusus dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan
RI. Dalam program khusus ini, konsumen mendapatkan diskon Rp100.000 untuk pekerjaan tune up atau cek rem. Sementara itu, konsumen yang melakukan perawatan berkala bisa
mendapatkan diskon jasa 17%, diskon suku cadang 8%, dan diskon oli genuine oil 20%.

Selain itu, setiap mobil yang telah selesai diservis juga mendapatkan pelayanan healthy delivery. “Penyemprotan kami lakukan di depan konsumen agar terbangun kepercayaan,”
tandasnya.


Bertahan

Pengamat otomotif Bebin Djuana menilai, dalam kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini, apa pun yang bisa meningkatkan pendapatan harus dilakukan agar perusahaan bisa
bertahan. Apalagi, penjualan otomotif secara nasional masih redup sehingga perlu strategi baru mencari peluang agar bisa terus berkompetisi.

“Mungkin saja dari sektor servis bisa menutupi biaya operasional perusahaan,” tutur dia. Sejumlah ATPM menyebutkan, kontribusi pendapatan layanan servis bisa menyumbang
20% sampai 30% dari target pendapatan tahunan. Dari unit yang masuk di diler untuk layanan purnajual itu, kontribusi terbesar pendapatan datang dari penjualan suku
cadang, yakni 65%, sisanya dari layanan servis sebesar 35%. (E-1)

BERITA TERKAIT