12 August 2020, 04:50 WIB

12 Provinsi Diminta Serius Tekan Angka Kematian


Pra/Fer/X-7 | Politik dan Hukum

SEBANYAK 12 provinsi di Indonesia hingga saat ini masih memiliki angka kematian di atas rata-rata kematian dunia, yakni 3,64% . Untuk itu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta 12 provinsi tersebut segera melakukan upaya pencegahan serius.

“Kita harapkan angka kematian bisa ditekan. Kalau ini bisa ditekan, secara keseluruhan seluruh provinsi di Indonesia akan memiliki angka kematian di bawah rerata dunia,” ujar Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin.

Kedua belas provinsi itu, yakni Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Utara, Kepri, Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Jika dilihat secara nasional, lanjutnya, kematian akibat covid-19 di Indonesia memang masih tinggi, yakni 4,5% dari total keseluruhan kasus positif. “Tujuan kita bersama-sama ialah menurunkan angka kematian dan meningkatkan kesembuhan di Indonesia. Demikian juga kasus aktif, itu harus lebih rendah daripada rata-rata dunia,” tambah Wiku.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan mencatat terjadi penambahan kasus terkonfi rmasi positif covid-19 per kemarin sebanyak 1.693 orang sehingga total menjadi 128.776. Untuk pasien sembuh menjadi 83.710 setelah ada penambahan sebanyak 1.474 orang. Selanjutnya, untuk kasus meninggal menjadi 5.824 dengan penambahan 59 orang.

Berdasarkan data dari 34 provinsi di Tanah Air, Provinsi Jawa Timur menjadi wilayah penambahan kasus sembuh tertinggi, yakni 18.780 disusul DKI Jakarta sebanyak 16.630, Sulawesi Selatan 7.388, Jawa Tengah 6.877, Jawa Barat 4.483, dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 83.710 orang. (Pra/Fer/X-7)

BERITA TERKAIT