11 August 2020, 23:57 WIB

Angka Kejahatan Tunjukkan Tren Menurun di Minggu Ke-32 2020


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

MARKAS Besar Kepolisian Republik Indonesia menyebut terjadi penurunan angka kejahatan di Indonesia jika dibandingkan pekan ke-31 dan pekan ke-32.

“angka kejahatan 31.5483 kejadian, sedangkan Minggu ke-32, sebanyak 5.390 kejadian. Terjadi penurunan angka kejahatan sebanyak 93 kejadian atau 1,7 persen,” tutur Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, Selasa (11/8).

Awi menjelaskan pada Minggu ke-32 catatan kepolisian karena ada lima kasus kejahatan konvesional yang jumlah kejahatannya tinggi.

“Yang pertama, narkoba 681 kejadian, kasus pencurian dengan pemberatan 531 kejadian, ketiga, kasus penggelapan sebanyak 400, keempat, curanmor 211, dan pemerkosaan 66 kejadian,” ungkap Awi.

Sementara itu, Awi membeberkan penegakan hukum Karhutla 2020 hingga 9 Agustus 2020.

Baca juga : Kecelakaan Lalu Lintas Tunjukkan Tren Kenaikan

“Jumlah laporan polisi sebanyak 99 dengan rincian, pelaku perorangan 97 laporan polisi, dan korporasi 2 laporan polisi,” paparnya.

Yang kedua, jumlah tersangka sebanyak 107 orang dengan perincian, perorangan 105 orang dan tersangka dari korporasi sebanyak 2 orang.

Adapun yang masih dilakukan penyidikan sebanyak 44 perkara dan telah selesai sebanyak 55 perkara dengan perincian P21 sebanyak 1 perkara dan yang sudah tahap kedua sebanyak 54 perkara.

“Kemudian, area hutan dan ladang yang terbakar 490,0975 hektar,” ungkapnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT