12 August 2020, 01:15 WIB

Ketidakstabilan Atmosfer Sebabkan Awan Arcus


MI | Humaniora

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofi sika (BMKG) mengimbau masyarakat tetap tenang terkait adanya fenomena awan yang disebut masyarakat sekitar sebagai awan berbentuk seperti tsunami yang teramati pada Senin (10/8) pagi di wilayah Meulaboh Aceh Barat.

BMKG menjelaskan secara ilmiah dalam dunia meteorologi, fenomena awan tersebut dinamakan dengan awan Arcus. “Fitur awan Arcus dapat ditemukan di antara jenis awan Cumulonimbus dan Cumulus. Awan Arcus merupakan awan yang lazim terjadi, meskipun frekuensi kejadiannya jarang, memiliki tinggi dasar awan yang rendah, serta formasi pembentukannya horizontal memanjang seolah-olah seperti gelombang,” kata Deputi Bidang Meteorologi Guswanto, kemarin.

Menurutnya, fenomena awan Arcus terbentuk sebagai hasil dari ketidakstabilan atmosfer di sepanjang pertemuan massa udara yang lebih dingin dengan massa udara yang lebih hangat serta lembab.

“Kondisi tersebut dapat terjadi salah satunya karena adanya fenomena angin laut dalam skala yang luas mendorong massa udara ke arah daratan,” jelasnya.(Fer/H-1)

BERITA TERKAIT