11 August 2020, 19:20 WIB

Polda Metro: Ada Poin Penting yang Disampaikan Anji


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

MUSISI Erdian Aji Prihartanto alias Anji telah diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Senin (10/8).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan ada poin penting yang disampaikan Anji saat pemeriksaan sebagai saksi terlapor. Namun, Yusri enggan membeberkan poin tersebut lantaran termasuk dalam materi penyidikan.

“Dia menyampaikan ada poin-poin penting yang tidak bisa disampaikan. Intinya, bahwa dia mengetahui obat tersebut untuk membantu masyarakat di tengah covid-19 ini," tutur DI markas PMJ, Selasa (11/8).

Yusri mengatakan Anji diperiksa hampir 10 jam dan disodorkan 45 pertanyaan atas kasus tersebut.

"Dia mengakui bahwa memang akun tersebut milik dia dan juga yang bersangkutan mewawancarai inisial HP pada saat itu di daerah Provinsi Lampung di Pulau Tegal Mas," paparnya.

Baca juga: Klaster Covid-19 di Perkantoran, 49 Perusahaan Ditutup Sementara

Seperti diketahui, Anji akhirnya memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus PMJ. Anji yang didampingi pengacaranya datang sekitar pukul 10.15 WIB, Senin (10/8).

“Dari 45 pertanyaan, yang jelas perta- nyaan di awal adalah tentang identitas saya. Tentang akun atau channel saya, channel Duniamanji, lalu tentang kronologi kejadian ketika wawancara. Intinya adalah materi pokok perkara,” kata Anji.

Anji dan Hadi Pranoto dilaporkan oleh CEO Cyber Indonesia, Muannas Alaidid ke PMJ, pada Senin, (3/8) silam.

Anji diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong terkait dengan konten Youtube yang memuat wawancara tentang obat covid-19 bersama Hadi Pranoto.

Muannas pun ikut dilaporkan Hadi atas kasus tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik. Laporan bernomor LP/4648/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ itu dibuat kuasa hukum Hadi, Muhammad Nur Aris, Kamis (6/8) malam. (OL-4)

BERITA TERKAIT