11 August 2020, 19:05 WIB

Misi Atalanta Harumkan Lagi Nama Italia di Liga Champions


Akmal Fauzi | Sepak Bola

ATALANTA akan menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di perempatfinal Liga Champions, Rabu (12/8). Ini akan menjadi pertemuan pertama bagi kedua tim di kompetisi resmi. Atalanta hanya pernah bertemu klun Prancis lainnya, yaitu Olympique Lyon di babak grup Europa League 2017/2018.

La Dea menjadi satu-satunya harapan Italia untuk meraih trofi Liga Champions pertama sejak kemenangan Inter Milan 2010 lalu. Namun, langkah itu tidak mudah. Di tengah kabar bintang PSG Kylian Mbappe yang masih belum fit , ternyata Atalanta juga akan tampil pincang.

Mereka akan kehilangan Josip Ilicic yang absen karena pulang ke negaranya Slovenia untuk urusan keluarga. Ilicic telah mencetak 21 gol di semua kompetisi, termasuk lima diantaranya di Liga Champions.

“Kami sangat merindukan Ilicic," kata pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini.

Tetapi, kekuatan Atalanta tidak bertumpu pada satu pemain. Ada Duvan Zapata dan Luis Muriel yang masing-masing telah mencetak 18 gol di Liga Italia.

“Kami telah menunjukkan bahwa kami pantas berada di kompetisi ini. Kami sangat bangga untuk diri kami sendiri, kota Bergamo dan sepak bola Italia," kata Gasperini, dilansir situs web UEFA.

Atalanta tidak akan melepas begitu saja kesempatan untuk bisa tampil maksimal di musim debut mereka di kompetisi Liga Champions dalam 111 tahun sejarah berdirinya klub.

Baca juga : Tak Masuk Rencana Pirlo, Ramsey Dipersilakan Cari Klub Baru

"Kami tahu kami adalah tim dari kota berpenduduk sekitar 100.000 orang dan bukan tim besar dari sebuah ibu kota. Tapi kami tahu kemana tujuan kami dan apa yang kami inginkan,” kata sang kapten, Alejandro Gomez.

Sementara itu, bagi PSG hampir dipastikan tidak diperkuat Mbappe. Tim asuhan Thomas Tuchel dapat mengandalkan duet Neymar dan Mauro Icardi. Di liga domestik, Neymar membukukan 13 gol. Icardi mencetak 12 gol. 

Neymar mengaku tengah berada dalam performa yang terbaik. Karena itu, ia pun siap membawa PSG merengkuh berbagai hasil manis melawan Atalanta

“Saya dalam performa terbaik sejak tiba di Paris, tim ini seperti keluarga. Kami ingin memenangkan gelar Liga Champions. Kami akan bertarung karena kami belum pernah sedekat ini," kata Neymar.

Pelatih PSG Thomas Tuchel menyatakan, pertahanan merupakan kunci utama untuk menghadapi Atalanta. Atalanta, kata dia, memiliki gaya permainan yang ofensif. Apalagi, serangan Atalanta terbukti efektif ketika melihat jumlah gol mereka di Serie A sebanyak 98 gol dari 38 laga.

“Dengan ini, berarti kami harus sangat fokus di pertahanan dan mencoba tidak kebobolan, tetapi kami tahu, akan sangat sulit menjaga clean sheet dari Atalanta," kata Tuchel. (AFP/Footballitalia/OL-7)

BERITA TERKAIT