11 August 2020, 05:41 WIB

Penyidik Dalami Motif Anji Unggah Video


Tri/J-2 | Megapolitan

MUSIKUS sekaligus youtuber Erdian Aji Prihartanto alias Anji akhirnya memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Anji yang didampingi pengaca ranya datang sekitar pukul 10.15 WIB, kemarin.

Setelah hampir 10 jam menjalani pemeriksaan, Anji mengaku disodorkan 45 pertanyaan atas kasus tersebut. “Dari 45 pertanyaan, yang jelas perta- nyaan di awal adalah tentang identitas saya. Tentang akun atau channel saya, channel Duniamanji, lalu tentang kronologi kejadian ketika wawancara. Intinya adalah materi pokok perkara,” kata Anji.

Kabid Humas PMJ Kombes Yusri Yunus mengatakan penyidik berusaha menggali maksud Anji mengunggah video tersebut ke kanal Youtube Duniamanji. “Biasanya ditanyakan masalah maksud dan tujuannya menyebarkan melalui akunnya. Kemudian juga apa kegiatan pada saat itu di salah satu tempat di daerah Tegal Mas, Lampung,” kata Yusri.

Anji diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong terkait dengan konten Youtube yang memuat wawancara tentang obat covid-19 bersama Hadi Pranoto. Kasus itu dilaporkan Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid, Senin (3/8).

Yusri menyebut pihak kepolisian juga belum melayangkan surat pemanggilan Hadi sebagai saksi dan mengundangnya untuk diklarifi kasi atas laporan yang dibuatnya. Menurutnya, kedua hal tersebut akan segera dilakukan setelah penyidik memeriksa Anji.

Kasus dugaan berita bohong yang diperkarakan Muannas berbuntut panjang. Muannas pun ikut dilaporkan Hadi atas kasus tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik. Laporan bernomor LP/4648/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ itu dibuat kuasa hukum Hadi, Muhammad Nur Aris, Kamis (6/8) malam. (Tri/J-2)

BERITA TERKAIT