11 August 2020, 01:23 WIB

Karyawan Positif Korona, Pelayanan RSUD Cibabat Dihentikan


Depi Gunawan | Nusantara

PELAYANAN di RSUD Cibabat Kota Cimahi, Jawa Barat akan dihentikan sementara menyusul adanya belasan karyawan terpapar positif virus korona atau Covid-19. Saat ini sudah ada 15 karyawan yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan swab test yang terdiri dari karyawan yang bekerja di bagian instalasi gizi, perawat dan bidan.

Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna mengaku, baru pelayanan di poliklinik dan rawat jalan yang kini sudah tidak menerima pasien. Untuk menekan penularan virus, rencananya seluruh pelayanan di RSUD Cibabat akan dihentikan total sebab seluruh karyawannya juga akan dilakukan swab.

"Ada rencana menutup semuanya. Mungkin sehari, dua hari ini akan ditutup untuk mencegah penyebaran virus," kata Ajay, Senin (10/8).

Menurut Ajay, para pegawai RSUD Cibabat yang positif diduga tertular dari luar wilayah rumah sakit. Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil tracing atau pelacakan yang sudah dilakukan selama beberapa hari ini.

"Dari luar, yang pasti bukan dari dalam. Salah satunya dari kumpulan keluarga. Itu sangat kami sayangkan," bebernya.

Plt Direktur Utama RSUD Cibabat, Reri Marliah menambahkan, sejak hari Senin ikit pihaknya sudah menutup pelayanan yang dilaksanakan secara bertahap. "Kami tidak menerima pasien yang masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Pasien yang masih di IGD akan dirujuk ke rumah sakit tipe C atau RS Dustira," ujar Reri.

Bagi pasien yang masih menjalani perawatan di RSUD Cibabat, lanjut Reri, tetap akan dirawat di sana sampai sembuh. "Tetap dirawat sampai mereka sembuh baik yang isolasi maupun reguler," jelasnya.

Pihaknya masih menunggu intruksi Wali Kota Cimahi terkait mulai kapan penutupan pelayanan RSUD Cibabat. Namun kemungkinan akan dilaksanakan sejak Selasa (11/8) karena seluruh karyawan RSUD Cibabat akan mengikuti swab.

"Mungkin mulai besok, tidak ada pelayanan sama sekali, kita sapu bersih supaya steril sampai hasil swab keluar. Mungkin dari Selasa sampai Kamis mendatang," tambahnya. (R-1)

 

BERITA TERKAIT