10 August 2020, 22:52 WIB

Disney+ Hotstar Bakal Masuk Indonesia 5 September


Antara | Hiburan

Layanan streaming berlangganan Disney+ Hotstar yang akan tiba di Indonesia pada 5 September akan menghadirkan berbagai judul film, serial original dari Disney, Pixar, Marvel Cinematic Universe, Fox, dan National Geographic, serta beberapa film Indonesia yang bahkan belum dirilis di bioskop.

"Indonesia, apa kabar? Rasanya senang sekali Disney+ Hotstar bisa segera hadir di Indonesia," kata Presiden Marvel Studios Kevin Feige membuka acara virtual "Disney+ Hotstar Grandfest", Senin (10/8) malam.

Melalui acara virtual tersebut juga disebutkan bahwa setidaknya sebanyak 500 film dan 7.000 episode konten ekslusif Disney akan hadir pada perilisan layanan ini.

Lebih lanjut, terdapat sebanyak 300 lebih judul film Indonesia termasuk "Susah Sinyal", hingga "Dua Garis Biru" juga akan dapat dinikmati di platform ini.

Sementara, 7 judul film nasional yang belum premier di bioskop yang bisa disaksikan eksklusif di Disney+ Hotstar Indonesia adalah "Bidadari Mencari Sayap", "Sabar Ini Ujian", dan "Pelukis Hantu" dari MD Entertainment. Lalu, dari Falcon Pictures ada "Warkop DKI 4 Reborn", "Benyamin Biang Kerok 2", "Rentang Kisah", dan "Malik & Elsa".

Di sisi lain, acara virtual "Disney+ Hotstar Grandfest" pun diadakan dengan penuh keajaiban.

Penyanyi wanita Rossa membuka pertunjukan melalui penampilannya membawakan lagu "Into the Unknown", lagu tema dari film animasi "Frozen 2". Disusul oleh penampilan Gamaliel dengan melantunkan lagu tema "Lion King", "Circle of Life".

Indonesia sendiri merupakan negara pertama di Asia Tenggara yang dapat menikmati layanan Disney+ Hotstar.

Disney Plus Hotstar dibuat pada Maret saat layanan Disney Plus yang baru diluncurkan dicangkokkan ke platform Hotstar yang ada dan sangat sukses di India. Disney membeli Hotstar dari 20th Century Fox pada tahun 2019.

Hotstar mengoperasikan model bisnis campuran, menggabungkan tingkatan gratis untuk pasar massal dan tingkat premium yang tersedia untuk pelanggan yang membayar.

Media Partners Asia telah memperkirakan bahwa Disney Plus Hotstar dapat menjadi platform video nomor dua di India pada tahun 2025 atau kedua setelah YouTube.

Informasi peluncuran Disney Plus Hotstar di Indonesia juga bersamaan dengan pengumuman Disney bahwa film "Mulan" tidak akan tayang di bioskop di mana negara tersebut terdapat Disney Plus yang beroperasi.

Begitu pula sebaliknya, film-film yang batal tayang di bioskop akan segera dihadirkan dengan harga premium selain biaya langganan bulanan. (OL-12)

BERITA TERKAIT