10 August 2020, 18:33 WIB

Robert Pattinson Jadi Polisi Abad 19


Retno Hemawati | Hiburan

Berlatar abad 19 di wilayah Asia, film 'Waiting for the Barbarians' yang dibintangi Johnny Depp dan Robert Pattinson menggambarkan imperialisme dan kolonialisme mengubah kehidupan manusia. Mark Rylance berperan sebagai pejabat pemerintah dimana terjadi tragedi kekejaman terbesar yang pernah ada.

Film 'Waiting for the Barbarians' dirilis serentak di seluruh dunia, Jumat (7/8) di Mola TV.

Johnny Depp memainkan perannya sebagai polisi kejam yang didatangkan dari pusat untuk menyelesaikan masalah pemberontakan. Polisi kejam itu seringkali melakukan penyiksaan setiap interogasi dan ditemani polisi junior yang selalu membayanginya. Polisi junior tersebut diperankan Robert Pattinson.

Film 'Waiting for the Barbarians' ini memiliki plot yang luar biasa dengan setting pegunungan dan padang pasir yang spektakuler.
Metode kepolisian, peran pemerintahan, dan semua isu tentang ras dan pekerjaan sangat relevan jika dikaitkan dengan keadaan di masa kini. Ini adalah kisah alegori yang terjadi di Timur Tengah, Kongo dan bagian lain di dunia pada saat ini.

Selain dibintangi aktor besar seperti Johnny Depp, Robert Pattinson dan Mark Rylance, film 'Waiting for the Barbarians' ini juga melibatkan nama-nama besar di balik layar.

Kisah film 'Waiting for the Barbarians' diambil dari novel berjudul sama karya pemenang hadiah Nobel JM Coetzee yang dibesut Ciro Guerra, sutradara asal Kolumbia.

Salah satu film garapan Ciro Guerra pernah mendapatkan nominasi Academy Award kategori Best Foreign Language Film.

Mengambil lokasi syuting di Maroko, Chris Menges, sinematografer peraih Piala Oscar, memperlihatkan beragam adegan menawan. Jadi tidak heran jika film berdurasi 102 menit ini mampu memberikan reaksi visual yang menstimulasi pancaindra penontonnya.

Pemutaran film 'Waiting for the Barbarians' di Mola TV bersamaan rilis internasional adalah salah satu bukti komitmen Mola TV yang terus menghadirkan tayangan berkualitas bagi pecinta film di Tanah Air. (OL-12)

BERITA TERKAIT