09 August 2020, 15:53 WIB

Razia Masker Terus Dilanjutkan, Sanksi tetap Ditegakan


Lilik Darmawan | Nusantara

PEMKAB Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) akan terus menggelar razia kepada mereka yang tidak mengenakan masker. Mereka yang kedapatan tak bermasker akan diajukan ke meja hijau untuk mengikuti proses persidangan karena telah masuk dalam tindak pidana ringan (tipiring).

Bupati Banyumas Achmad Husein menegaskan bahwa penegakan Peraturan Daerah (Perda) No. 2 tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit di Banyumas yang telah ada sejak 21 April lalu. 

Baca juga: Dua Bendera Merah Putih Raksasa Dikibarkan Sebulan Penuh

"Dengan adanya Perda tersebut, sudah banyak warga yang terjaring razia disidang melalui pengadilan negeri (PN) Purwokerto dan PN Banyumas. Pemkab masih akan terus menegakkan perda itu dan akan tetap laksanakan razia," ¬Ětegas Bupati pada Minggu (9/8).

Dalam perda tersebut telah duatur, bahwa warga yang terjaring tidak mengenakan masker maka harus mengikuti proses persidangan. Sanksi untuk mereka adalah denda maksimal Rp50 ribu atau kurungan paling lama 3 bulan.

Razia itu tetap akan dilaksanakan, karena demi kedisiplinan warga dalam menerapkan adaptasi pada saat pandemi, salah satunya mengenakan masker. "Hal lain yang harus dilaksanakan adalah tetap menjaga jarak dan mencuci tangan sesering mungkin," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto meminta kepada masyarakat untuk terus berdisiplin, jangan sampai meninggalkan protokol kesehatan. 

"Kami harap masyarakat tetap disiplin, karena ada kecederungan warga mulai jenuh. Tetapi kami akan terus mensosialisasikan bahwa pandemi masih terjadi dan warga harus mengikuti protokol kesehatan," tandasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT