09 August 2020, 12:45 WIB

Setien tak Gentar Hadapi Muenchen


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

Pelatih Barcelona Quique Setien mengaku tak gentar melawan Bayern Muenchen di babak perempat final Liga Champions. Keduanya akan bertemu di Estádio do Sport Lisboa e Benfica, Sabtu (15/8) dini hari WIB guna memastikan diri lolos ke semifinal.

Setien harus melalui ujian sulit untuk membawa Barcelona kembali berjaya di Eropa yang terakhir kali dicicipi pada 2015. Muenchen juga memiliki ambisi besar dengan kembali mengangkat 'Si Kuping Besar' yang terakhir kali diraih pada 2013.

Setien mengaku hasil positif kontra Napoli akan menjadi modal berharga jelang melawan Muenchen. Sempat melalui masa frustasi atas kegagalan meraih gelar La Liga, La Blaurana, julukan Barcelona menampilkan permainan yang bergairah, terutama pada babak pertama yang langsung mencetak tiga gol.

Setien tak bisa langsung bernapas lega. Lawan tangguh berikutnya, Bayern Muenchen telah menunggu. Juara Bundesliga itu menghancurkan Chelsea dengan skor 4-1 di leg kedua babak 16 besar dengan total agregat 7-1.

Baca juga:  Alaba tidak Sabar Hadapi Barcelona

"Ini adalah langkah pertama yang kami inginkan. Tim bermain baik dan kami pantas menerima hasil ini. Rival yang tersisa sangat tangguh dan akan ada laga yang alot. Akan menjadi laga yang sulit bagi kami, begitu juga bagi Bayern. Mereka tim yang luar biasa, begitu juga kami," kata Setien, dilansir dari BBC.

Barcelona mengantongi kemenangan 3-1 atas Napoli untuk melaju ke perempat final. Tiga gol dari Clement Lenglet, Lionel Messi, dan Luis Suarez hanya sukses dibalas satu gol melalui penalti Lorenzo Insigne dan membuat agregat menjadi 4-2.

Kemenangan ini membuat Barcelona mencatatkan rekor sebagai tim pertama yang lolos ke perempat final Liga Champions untuk ke-13 kali secara beruntun. Total Barcelona lolos ke perempat final sebanyak 18 kali dan merupakan tim terbanyak bersama Bayern Muenchen.

Barcelona juga memperpanjang rekor 36 laga tak terkalahkan ketika bermain di kandang. Barcelona di bawah Muenchen yang tak terkalahkan dalam 43 laga kandangan rentang waktu 1969 hingga 1991.

Selain itu, Messi juga memperpanjang catatan apik di kejuaraan Benua Biru. La Pulga, julukan Messi sukses membobol 35 tim berbeda di Liga Champions. Di bawahnya ada Cristiano Ronaldo yang mencetak gol ke-33 tim berbeda. (BBC/OL-14)

 

BERITA TERKAIT