09 August 2020, 12:10 WIB

DPRD: Banyak Karyawan yang Diancam karena Laporkan Kasus Covid-19


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Justin Adrian menuturkan dia menerima banyak aduan dari karyawan yang ingin melaporkan kasus covid-19, tapi diancam oleh pihak kantornya.

"Kami terima aduan dari karyawan, tapi tidak mau identitasnya diketahui agar tidak mendapat masalah di kantor. Padahal masih banyak pengelola kantor yang menutupi kasus positif untuk menghindari stigma negatif dan melindungi image perusahaan," jelas Justin dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (9/8).

Justin meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuat kanal aduan untuk menjamin identitas karyawan yang ingin melapor soal kasus covid-19 di kantornya.

Baca juga: Dinkes DKI Yakin Transportasi Publik tidak Jadi Klaster Baru

“Harus ada mekanisme bagi karyawan untuk melindungi dirinya sendiri. Jika karyawan tidak disediakan jalur untuk melapor, yang terjadi malah informasi simpang siur yang merugikan perusahaan,” kata Justin

Perkantoran dianggapnya sebagai area tertutup yang sulit ditelusuri tanpa adanya pelaporan. "Tidak seperti pasar tradisional yang merupakan lokasi umum," sambung Justin.

Nantinya pengaduan tersebut akan menjadi petunjuk awal bagi Disnaker DKI untuk melakukan verifikasi dan validasi ke instansi kesehatan untuk memastikan bahwa ada karyawan dari perusahaan yang benar positif kasus covid-19.

“Pengecekan laporan akan membuat perusahan tidak lagi bisa mengingkari bahwa ada karyawannya yang positif covid-19. Jadi, tidak simpang siur lagi,” pungkas Justin. (OL-14)

BERITA TERKAIT