09 August 2020, 09:20 WIB

Sejumlah Daerah Zona Kuning, Babel Sudah Bisa KBM Tatap Muka


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

Ketua Sekretariat Puskodalops Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung (Babel), Mikron Antariksa menyebutkan sejumlah daerah di Babel sudah berstatus zona kuning. Status ini dari segi penilaian Kemendikbud RI soal pemberian izin Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di tengah pandemi covid-19.

Ia mengungkapkan memang sudah seharusnya KBM tatap muka saat ini sudah dibuka dengan menjalankan protokol kesehatan covid-19.

"Yang jelas, KBM tatap muka ini mau tidak mau harus dibuka. Tentu dengan menjalankan protokol kesehatan covid-19," Kata Mikron, Minggu (9/8).

Mikron berpendapat apabila kegiatan KBM tatap muka belum diterapkan, dikhawatirkan dapat berdampak terhadap psikologis anak. Pasalnya sejak berbulan-bulan yang lalu, anak-anak hanya diberikan pembelajaran dari metode daring (online).

Pembelajaran melalui metode daring, menurut Mikron, sedikit banyak akan berdampak ke psikologi sosial sang anak.

"Kita juga takutkan psikososial anak akan lemah, sehingga KBM tatap muka ini harus segera dilaksanakan secara daerah yang berstatus zona kuning," ujarnya.

Ia menyampaikan sebelumnya untuk di Babel, sudah dilakukan simulasi pembukaan kembali KBM tatap muka di sejumlah sekolah tingkat SMA. Beberapa SMA di Kota Sungailiat, Pangkalpinang, Bangka Tengah, dan Bangka Barat sudah melaksanakan simulasi KBM tatap muka.

"Semua sudah kita simulasikan. Malahan kita sudah bentuk tim untuk memperkuatnya. Hasilnya bisa dilaksanakan sebenarnya," ujar Mikron.

Namun, dia tak memungkiri bahwa dari hasil simulasi KBM tatap muka beberapa waktu lalu masih mempertimbangkan sisi kesehatan. "Sehingga ada sejumlah sekolah yang kegiatan KBM tatap mukanya masih ditunda," jelas Mikron. (OL-14)

BERITA TERKAIT