09 August 2020, 07:13 WIB

GP Ansor Luncurkan Program WiFi Gratis untuk Pelajar


Basuki Eka Purnama | Humaniora

PIMPINAN Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor meluncurkan program WiFi gratis untuk pelajar di tengah keprihatinan banyak siswa yang kesulitan mengakses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama pandemi covid-19 karena keterbatasan ekonomi.

"Untuk menjembatani agar para siswa bisa tetap belajar saat pandemi covid-19 ini, Pimpinan Pusat GP Ansor meluncurkan Program WiFi Gratis untuk Siswa Sekolah," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas melalui keterangan pers, Sabtu (8/8).

Ia mengatakan gerakan itu akan dilakukan secara nasional dan saat ini telah dimulai di 543 titik di seluruh Indonesia dan akan terus bertambah.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Harus Mendapat Izin Orangtua Siswa

Beberapa daerah yang sudah mulai melaksanakan program tersebut antara lain adalah Jakarta, Pekanbaru, Pemalang, Kota Serang, Rembang, Kota
Semarang, Batang, Blora, Pekalongan, Brebes, Yogyakarta, Surabaya, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, Cirebon, Ciamis, Cilacap, Banyumas, Indramayu, Bandung, Bogor, Purwakarta, Lampung, Jambi, Pontianak, Makassar, dan Palangkaraya.

Melalui gerakan itu, pengurus GP Ansor memfasilitasi layanan jaringan internet (WiFi) secara cuma-cuma bagi para pelajar. Fasilitas internet gratis tersebut dipasang di rumah-rumah kader Ansor atau sekretariat GP Ansor yang strategis.

Yaqut mengatakan program WiFi gratis untuk siswa sekolah itu sengaja diupayakan sebagai respons Ansor terhadap masalah sosial yang dialami
masyarakat selama pandemi.

Yaqut menilai PJJ secara daring masih menyisakan banyak persoalan di tengah masyarakat. Dari banyaknya masalah yang muncul, GP Ansor menilai
kebutuhan kuota internet adalah di antara persoalan yang sering dikeluhkan siswa maupun orangtua.

Program ini adalah sebagai bentuk tanggung jawab sosial GP Ansor demi menyelamatkan dan mencerdaskan anak bangsa, ujar Gus Yaqut.

"Program WiFi gratis untuk siswa sekolah yang telah mulai dilakukan di berbagai daerah itu juga mendapat apresiasi positif dari siswa dan orangtua siswa karena telah membantu melancarkan sekolah daring yang menuntut kebutuhan akses internet," katanya. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT