09 August 2020, 00:15 WIB

Tak Tinggal di Bandung, Erick Thohir tak Bisa Jadi Relawan Vaksin


mediaindonesia.com | Humaniora

JURU bicara Kementerian Badan Usaha Milik Negara Arya Sinulingga menegaskan, uji klinis calon vaksin Covid-19 yang dikembangkan Sinovac dan Bip Pharma yang juga menggandeng universitas Padjajaran, hanya bisa dilakukan oleh warga yang berdomisili di Bandung Raya.

"Terkait Uji Klinis calon vaksin ada beberpa persyaratan untuk menjali relawan uji klinis calon vaksin Covid-19. Salah satunya adalah keharusan berdomisili di Bandung Raya dan larangan meninggalkan wilayah penelitian hingga penelitian selesai. Hal ini tidak bisa dipenuhi warga di luar Bandung Raya, termasuk Menteri Erick Thohir," kata Arya dalam keterangan tertulisnya.

Hal itu dilontarkan Arya sekaligus menjawab spekulasi yang beredar di sejulah media yang menyebut Erick Thohir enggan menjadi relawan uji klinis calon vaksin Covid-19. 

Baca juga : Insentif untuk Tenaga Kesehatan Langsung ke Rekening

Arya menegaskan, Erick yang juga menjabat Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional siap, telah, dan akan terus menjadi pendorong berbagai upaya akselerasi penanganan Covid-1, termasuk pengembangan dan kolaborasi produksi vaksin serta terapi penyembuhan Covid-19 di Indonesia.

Ia menyebutkan, saat ini tim peneliti calon vaksin masih terus mencari sukarelawan untuk uji klinis fase ketiga calon vaksin yang dikembangkan Sinovac itu.

"Warga Bandung Raya yang memenuhi kriteria bisa berpartisipasi dan menjadi bagian dari perjalanan bersejarah hadirnya vaksin yang sangat diharapkan kehadirannya di Bumi Pertiwi ini," pungkas Arya. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT