08 August 2020, 20:45 WIB

Pendaftar Capai 414 Ribu, Sisa Kuota Prakerja Kurang dari 50%


M Ilham Ramadha | Ekonomi

Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengungkapkan, jumlah peserta yang telah mendaftar pada gelombang IV program Kartu Prakerja mencapai 414.367 orang. 

Jumlah itu terhitung kurang dari 7 jam setelah pendaftaran dibuka pada Sabtu (8/8) pukul 12.00 WIB.

"Sampai saat ini, dalam waktu kurang dari 7 jam yang mendaftar sudah ada 414.367 dari kuota 800.000," tuturnya saat dikonfirmasi Media Indonesia.

Namun ia belum bisa merinci berapa banyak pekerja ter-PHK maupun dirumahkan yang masuk sebagai pendaftar gelombang IV hari ini.

Untuk diketahui, saat ini sebanyak 2,1 juta orang ter-PHK maupun dirumahkan akibat dampak pandemi menjadi prioritas dalam program Kartu Prakerja. Porsi yang diberikan ialah sebesar 80% atau 640 ribu orang di tiap gelombang pendaftaran.

Louisa menambahkan, saat ini verifikasi data peserta pelatihan tidak lagi menggunakan swafoto. Peserta hanya perlu memasukkan Kartu Keluarga (KK) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KK.

"Selain itu, pendaftar harus menjawab beberapa pertanyaan tambahan yang menyatakan bahwa ia tidak termasuk dalam negative list sesuai Permenko yang baru seperti anggota TNI, Polri, ASN, dan lainnya. Yang terakhir, pendaftar harus membuat pernyataan yang menyatakan bahwa data yang diinput adalah benar," pungkas Louisa.

Sebagai informasi, pendaftaran program Kartu Prakerja saat ini dapat dilakukan dengan dua cara yakni secara online (daring) dan offline (luring). Peserta yang mendaftar seacra luring harus mendatangi Kementerian Ketenagakerjaan atau dinas ketenagakerjaan di daerahnya untuk mengisi formulir pendaftaran dan memenuhi syarat sebagai peserta. (E-1)

BERITA TERKAIT