08 August 2020, 09:52 WIB

Empat Mantan Manajer Audi Terlibat Skandal Uji Emisi Diesel


Antara | Otomotif

JAKSA penuntut di Muenchen, Jerman, pada Jumat (7/8) mendakwa empat orang mantan manajer Audi terkait kasus dugaan kecurangan dalam uji emisi diesel. Empat orang itu dituduh melakukan penipuan, membuat sertifikasi palsu dan iklan yang tak sesuai fakta, demikian pernyataan kantor kejaksaan setempat, Sabtu (8/8). Surat dakwaan itu ditujukan kepada tiga mantan anggota dewan dan satu kepala departemen yang telah pensiun, melibatkan 434.420 unit Audi, VW dan Porsche yang sebagian besar dijual di AS dan Eropa.
  
Empat orang itu dituduh mendorong pengembangan mesin dengan perangkat lunak ilegal agar mesin seolah-olah menghasilkan emisi lebih rendah saat diuji.Jaksa penuntut menjelaskan, mantan anggota dewan tertuduh itu mengetahui praktik curang itu pada Oktober 2013 hingga September 2015, namun mereka diam saja, tidak mencegah, bahkan terus melakukan penjualan.

baca juga: Pemesanan Mobil Meningkat di Virtual Daihatsu Festival Kedua
  
Mantan kepala eksekutif Audi, Rupert Stadler dan tiga orang lainnya sudah didakwa pada tahun lalu atas peran mereka di balik skandal kecurangan ini. Audi pun sudah mengakui telah menggunakan software ilegal terkait uji emisi. (OL-3)
  

BERITA TERKAIT