07 August 2020, 02:10 WIB

Korut Fokus Stabilkan Ekonomi Warga Kaesong


MI | Internasional

KOREA Utara tengah fokus menstabilkan ekonomi warga Kaesong, sebuah kota yang di-lockdown akibat munculnya kasus baru virus korona baru (covid-19). 

Pemimpin Korut Kim Jong-un telah mengarahkan lembaga-lembaga pemerintahnya untuk segera bertindak menstabilkan mata pencaharian penduduk di Kaesong.

Kim mengadakan pertemuan dewan kebijakan eksekutif Partai Pekerja dan memerintahkan bantuan khusus ke Kota Kaesong di bawah penguncian karena masalah virus korona, media pemerintah melaporkan Kamis.

Dikutip SCMP, mereka membahas pasokan khusus makanan dan dana untuk Kaesong meski tidak merinci tindakan apa yang akan diambil. Sebelumnya, Korut mengumumkan keadaan darurat dan mengunci Kaesong di dekat perbatasan dengan Korsel pada akhir Juli setelah
menemukan dugaan kasus virus. 

Belum dikonfirmasi apakah orang tersebut dites positif, dan masih mengatakan negara itu tidak memiliki satu kasus covid-19, klaim yang dipertanyakan para ahli luar.

Menurut Korut, pasien yang dicurigai ialah seorang pelarian yang pergi ke Korea Selatan 3 tahun lalu sebelum kembali ke Kaesong bulan lalu. Beberapa ahli berspekulasi Korut bertujuan meminta pertanggungjawaban negara tetangganya atas potensi penyebaran virus di Utara.

“Pada pertemuan tersebut juga mendengar laporan tentang kerja antiepidemi dan situasi di Kota Kaesong yang sepenuhnya terkunci di bawah sistem darurat maksimum negara, membahas dan memutuskan pasokan makanan serta dana khusus Komite Pusat Partai ke kota untuk menstabilkan kehidupan warganya, dan menginstruksikan bidang terkait untuk mengambil tindakan segera dalam hal ini, “ kata kantor berita pusat Korea, Yonhap Agency.

Korea Utara juga memutuskan untuk meluncurkan departemen baru di dalam Komite Pusat Partai dan mempelajari serta membahas caracara untuk secara radikal meningkatkan sistem urusan personalia partai.

Korut sejak awal tahun telah menutup hampir semua lalu lintas perbatasan, melarang wisatawan asing, dan memobilisasi petugas kesehatan untuk mengarantina siapa pun yang memiliki gejala covid-19. Namun, lockdown Kaesong ialah tindakan pertama yang diketahui
diberlakukan di salah satu kota di negara itu untuk membendung pandemi.

Adapun Kaesong ialah kota dengan perkiraan populasi 200 ribu, berada tepat di utara perbatasan darat yang dijaga ketat dengan Korsel. Kota itu pernah menjadi tuan rumah kompleks industri yang dikelola bersama dua negara itu dan telah ditutup sejak 2016 di tengah ketegangan nuklir. Sementara itu, kantor penghubung antar-Korsel Korut telah dihancurkan awal tahun ini. (SCMP/Yonhap/Van/I-1)
 

BERITA TERKAIT