06 August 2020, 20:13 WIB

Kemenkeu: Indonesia Punya Reputasi Pengelolaan Utang yang Baik


Despian Nurhidayat | Ekonomi

DIREKTUR Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman, mengatakan Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki reputasi pengelolaan utang yang baik. Hal tersebut dilihat dari kemampuan Indonesia mempertahankan rasio utang sebesar 30% PDB.

"Sebelum pandemi, Indonesia itu punya reputasi yang sangat baik. Di sisi fiskal, rasio utang kita hanya 30 persen PDB," ungkap Luky dalam diskusi Stimulus Pertumbuhan Ekonomi melalui Penjaminan Pemerintah kepada Korporasi, Kamis (6/8).

Luky mengatakan, dengan adanya modal kepercayaan tersebut, di masa pandemi ini Indonesia dipercaya investor meskipun banyak melakukan relaksasi belanja. Tidak hanya fiskal, kebijakan moneter Indonesia juga dikenal sangat prudent.

Baca juga : Sektor Keuangan Lebih Tanggugh Hadapi Pelemahan Ekonomi

"Itu diapresiasi oleh investor. Mereka percaya bahwa Indonesia nggak akan ugal-ugalan melakukan relaksasi seperti itu. Kebijakan moneter juga Indonesia dikenal sangat prudent dan hati hati," sambungnya.

Dia menambahkan, modal besar tersebut menjadi pegangan bagi Indonesia apabila suatu saat nanti membutuhkan tambahan bantuan. Apalagi masih dibutuhkan berbagai terobosan untuk meredam dampak penyebaran covid-19.

"Itu modal yang sangat bagus saat kita menghadapi kondisi covid-19 seperti saat ini. Yang membutuhkan berbagai terobosan, masih terkontrol dalam koridor yang dianggap prudent," pungkasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT