06 August 2020, 03:23 WIB

Tabrak Pembatas, Pembalap Sepeda Belanda Dalam Kondisi Kritis


Widhoroso | Olahraga

PEMBALAP sepeda asal Belanda Fabio Jakobsen dalam kondisi kritis setelah mengalami kecelakaan di etape pertama Tour Polandia, Rabu  (5/8). Pembalap tim Deceuninck-Quick Step mengalami cedera serius di bagian kepala dan otak.

"Kondisinya sangat serius. Hidupnya terancam. Ia mengalami cedera otak dan kehilangan banyak darah. Saya berharap ia bisa selamat," ujar  Barbara Jerschina, dokter lomba.

Jakobsen mengalami kecelakaan sesaat menjelang garis finis. Pembalap berusia 23 tahun itu menabrak pembatas lintasan dalam kecepatan 80 kilometer per jam saat melakukan sprint.

Jakobsen kehilangan kendali setelah dipepet pembalap Belanda lainnya Dylan Groenewegen yang membela tim Jumbo-Visma. Setelah menabrak pembatas, Jakobsen terlempar dan menimpa seorang fotografer.    

"Semua pikiran dan doa kami untuk Fabio Jakobsen. Terima kasih atas semua dukungan yang diberikan," jelas tim Deceuninck-Quick Step dalam twitternya.

Dalam pernyataannya, Federasi bali Sepeda Dunia (UCI) sangat menyayangkan terjadinya kecelakaan ini. UCI menyebut tindakan Groenewegen sama sekali tidak dibenarkan.

Groenewegen sendiri menjadi pembalap pertama yang menyentuh finis. Namun oleh panitia, Groenewegen didiskualifikasi dan juara diberikan kepada Jakobsen yang finis di urutan kedua.

Dalam kecelakaan ini, dua pembalap lainnya mengalami cedera, Keduanya Marc Sarreau dari tim Groupama-FDJ dan Damien Touze (Cofidis Team).

Tahun lalu balap sepeda Tour Polandia menelan korban jiwa. Saat itu, pembalap berusia 22 tahun asal Belgia Bjorg Lambrecht tewas setelah terjatuh dan menghantam beton. (AFP/R-1)

BERITA TERKAIT