05 August 2020, 16:55 WIB

Maret-Agustus, Angka Positivity Rate Jakarta Tercatat 5,5%


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

DINAS Kesehatan DKI Jakarta melaporkan angka positivity rate covid-19 sepanjang Maret-Agustus sebesar 5,5%. Angka itu masih di atas standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Standar WHO kurang dari 5%. Tapi secara kumulatif, angka positivity rate di Jakarta 5,5% sejak Maret sampai sekarang," ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI, Widyastuti, dalam video Youtube BNPB, Rabu (5/8).

Adapun untuk saat ini, angka positivity rate di Jakarta tercatat 7,8%. Widyastuti membandingkan positivity rate Ibu Kota dengan tingkat nasional sebesar 12,67%. Diketahui, semakin tinggi angka positivity rate, angka penularan covid-19 juga tinggi.

"Meski kami positivity rate 7,8%, Indonesia jauh lebih tinggi dari Jakarta. Positivity rate itu jumlah kasus konfirmasi hasil pemeriksaan PCR dibagi jumlah total orang yang diperiksa PCR-nya," jelasnya.

Baca juga: Kasus Global Covid-19, Setiap 15 Detik Satu Orang Meninggal

Dalam laman corona.jakarta.go.id, jumlah tes PCR dalam sepekan terakhir mencapai 37.876 orang. Sementara itu, jumlah total tes PCR mencapai 39.353.

Kasus positif covid-19 di Jakarta sudah lebih dari 22 ribu orang. Sekitar 14.381 orang dinyatakan sembuh dan 880 kasus kematian akibat covid-19. Widyastuti menegaskan penerapan tes covid-19 di wilayah Jakarta berlangsung masif.

"Testing melalui dua strategi pendekatan. Pertama, tracing kontak pada kasus konfirmasi. Begitu ada kasus positif yang dilaporkan, kami langsung tracing ke lingkungan sekitar. Kedua, active case finding dengan mendatangi RW yang berisiko," tutur Widyastuti.(OL-11)

BERITA TERKAIT