05 August 2020, 16:50 WIB

Tumbuh Negatif, Ini Perbandingan Indonesia dengan Negara Lain


M Ilham Ramadhan | Ekonomi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang minus 5,32% di triwulan II 2020 masih lebih baik bila dibanding dengan negara setingkat (peer country).

"Kalau kita lihat dari data, pertumbuhan Indonesia di triwulan II memang -5,32%. Dan kalau dibandingkan negara lain misalnya Amerika Serikat sendiri di triwulan II -9,5%. Tiongkok sudah positif tapi di triwulan I dia -6,8%. Negara-negara Eropa turun lebih dalam lagi. Dari -3,1% di triwulan I menjadi -15 di triwulan II. Perancis -19%, Sinagpura -12% bahkan Meksiko -18,9%," kata  Airlangga dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (5/8).

Berdasarkan hal itu, lanjutnya, di antara peer country pertumbuhan  ekonomi  Indonesia yang negatif  tidak sedalam yang lain. 

"Jadi pertaruhannya bagaimana kita di triwulan III terjadi recovery atau pembalikkan karena ini adalah survei bulan April Mei dan Juni. Memang pada Maret dan April adalah puncak dari pandemi covid terutama dari segi perekonomian," tandasnya.

Airlangga menambahkan, pemerintah telah melihat tanda-tanda pemulihan ekonomi dari pembalikkan pada tingkat Purchasing Manager's Index (PMI) manufaktur Indonesia. Setelah berada pada titkk terendahnya pada Maret 2020 di level 27,5, mulai ada perbaikan sejak Mei 2020 hingga akhirnya pada Juli  telah menyentuh level 46,9.

"Jadi terjadi V curve di manufaktur. Ini menandakan demand baik dari dalam negeri maupun ekspor sudah mulai muncul. Ini momentum harus kita jaga," pungkas Airlangga. (Mir)

BERITA TERKAIT