05 August 2020, 14:15 WIB

BI Ajak Masyarakat Lebih Aktif Gunakan Keuangan Digital


Despian Nurhidayat | Ekonomi

GUBERNUR Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengajak masyarakat untuk beradaptasi dalam keuangan digital.

Pandemi covid-19 dikatakannya telah berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Bahkan, digitalisasi bergerak cepat di bidang ekonomi dan keuangan. Sehingga, dibutuhkan masyarakat yang lebih adaptif.

"BI telah meluncurkan lima visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025 guna mendukung percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan digital," ujar Perry dalam kegiatan BI Mengajar secara virtual, Rabu (5/8).

Perry menyebut implementasi ekonomi dan keuangan digital hampir masuk ke seluruh sendi kehidupan masyarakat Indonesia. BI pun melakukan inovasi lewat Quick Response Indonesian Standard (QRIS).

Baca juga: Pembayaran Digital kian Diminati Masyarakat Indonesia

QRIS dapat digunakan untuk mendorong digitalisasi sektor UMKM, ekonomi keuangan syariah dan ekonomi sosial syariah. Misalnya, penyaluran zakat, wakaf dan infaq.

"Hal ini memudahkan masyarakat untuk tetap dapat bertransaksi dan berdonasi secara aman, cepat dan efisien. Terutama di tengah pandemi covid-19," pungkas Perry.

Sebagai informasi, kegiatan BI Mengajar berlangsung 1-15 Agustus 2020. Program ini menjadi dukungan Bank Sentral terhadap peningkatan literasi ekonomi dan kebanksentralan. BI Mengajar diselenggarakan di 67 perguruan tinggi Indonesia dan luar negeri. Kegiatan ini melibatkan anggota Dewan Gubernur dan jajaran pimpinan BI sebagai narasumber.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT