05 August 2020, 13:38 WIB

Mensos Tegaskan Pantang Kendur Perangi Stunting


Andhika Prasetyo | Humaniora

MENTERI Sosial Juliari Batubara menekankan upaya penurunan angka stunting tidak akan kendur meski dalam kondisi di tengah pandemi virus korona atau covid-19.

Seluruh kementerian/lembaga terkait akan terus menyalurkan anggaran dan menjalankan berbagai program guna mengatasi persoalan kesehatan tersebut.

Baca juga: Angka Stunting di Indonesia Masih Lebih Tinggi dari Toleransi WHO

Juliari mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dalam hal edukasi dan sosialisasi stunting kepada masyarakat.

"Kami tadi meminta kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto agar memberikan modul pembelajaran kepada para tenaga pendamping keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Dengan begitu, mereka akan memiliki tambahan ilmu terkait pencegahan stunting dalam keluarga," ujar Juliari usai mengikuti rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/8).

Baca juga: Jokowi Perintahkan Fokus Tangani Stunting di 10 Provinsi

Kementerian Sosial juga mengajukan penambahan produk pangan berupa susu ke dalam program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

"Dengan adanya susu di program kartu sembako atau BPNT, kami yakin kebutuhan gizi masyarakat bisa terpenuhi, terutama bagi ibu hamil dan anak usia dini," tuturnya.

Baca juga: Wapres Minta MUI Siapkan Fatwa Terkait Vaksin Covid-19

Dengan berbagai program yang disiapkan, Juliari optimistis target pemerintah untuk menekan angka stunting hingga 14,7% di 2024 bisa terwujud. (X-15)

BERITA TERKAIT