05 August 2020, 10:55 WIB

Polda Metro Jaya Selidiki Laporan Dugaan Hoaks Anji


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

POLDA Metro Jaya (PMJ), melalui Krimsus PMJ bagian Subdit IV Tipid Siber, akan menyelidiki lebih lanjut dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks mengenai obat covid-19 oleh musisi Erdian Aji Prihartanto atau yang biasa disapa Anji dan Hadi Pranoto melalui kanal YouTube.

"Saat ini, tengah dilakukan penyelidikan. Penyelidikan dilakukan untuk menemukan suatu peristiwa," papar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Selasa (4/8).

Yusri mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mencari dan menemukan peristiwa yang menyebabkan adanya unsur hoaks.

"Nanti kalau lengkap kita akan gelar perkara, apa menemui unsur atau tidak," ungkapnya.

Baca juga: Influencer Diminta Cek Sumber Sebelum Publikasi Konten

Sebelumnya, Anji dan Hadi Pranoto dilaporkan ke PMJ oleh Cyber Indonesia terkait dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks obat covid-19 melalui kanal YouTube Dunia Manji, Senin (3/8).

Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid menuturkan konten yang ditayangkan Anji di Youtube pada Sabtu (1/8) telah memicu keresahan di tengah masyarakat.

Muannas menilai klaim Hadi Pranoto yang dihadirkan dalam konten mendapat banyak tentangan oleh akademisi, ilmuwan, ikatan dokter Indonesia (IDI), hingga masyarakat luas.

Para terlapor bakal dipersangkakan dengan Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Jo Pasal 45a Undang-Undang RI Nomor 19 tahun 2016 dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. (OL-1)

BERITA TERKAIT