05 August 2020, 07:42 WIB

Sesar Lokal Aktif Picu 53 Gempa Dalam Sebulan di Papua Barat


Martinus Solo | Nusantara

SELAMA Juli 2020, aktivitas kegempaan di wilayah Papua Barat tercatat 53 kali dengan kekuatan Magnitudo 3 serta gempa bumi dan kedalaman di bawah 60 km. Kepala Stasiun Geofisika Sorong, Andri Bidang mengatakan aktivitas kegempaan terjadi di Sorong, Raja Ampat, Teluk Bintuni, Tambrauw, Manokwari dan Kaimana. 

"Sumber gempa diakibatkan adanya aktivitas sesar lokal," kata Andri dalam keterangan tertulis, Rabu (5/8).

Berdasarkan laporan kegempaan yang terekam oleh sensor seismik Sorong ada 53 gempa bumi di wilayah Sorong, dengan rincian 28 gempa bumi Magnitudo <3.0, 24 gempa bumi dengan Magnitudo 3.0-5.0, dan satu gempa bumi dengan Magnitudo 5.0. Sedangkan kedalaman gempa 0-60 km sebanyak 52 kejadian gempa, dan kedalaman 61 km-300 km terjadi sekali. Sedangkan di atas 300 km belum pernah terjadi.

baca juga: Gubernur Sulsel Minta Revitalisasi Sungai Masamba Segera

"Gempa yang kekuatannya 3 hingga <5 Magnitudo mencapai 45% dari total gempa, sedangkan 53% dari total gempa didominasi gempa-gempa dengan kekuatan di bawah 3 Magnitudo. Sepanjang Juli 2020, ada satu gempa paling dirasakan masyarakat tepatnya di Manokwari," jelasnya. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT