05 August 2020, 05:37 WIB

Baru PDIP dan Demokrat Setor Daftar Pengurus


Ind/P-2 | Politik dan Hukum

PARTAI politik sebaiknya menyerahkan daftar kepengurusan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI paling lambat sebelum pencalonan
bakal kepala daerah. Jadwal pencalonan bakal pasangan calon kepala daerah menurut peraturan KPU jatuh pada 4 September 2020.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman mengungkapkan sejauh ini baru dua partai politik (parpol) yang menyerahkan dan
mengunggah daftar kepengurusan mereka ke laman KPU. Dua parpol itu ialah PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Demokrat.

“Sesuai tahapan program dan jadwal pilkada, kami sudah mengirimkan surat pada seluruh parpol agar sekurang-kurangnya satu bulan pencalonan pasangan calon menyerahkan daftar kepengurusan parpol,” ujar Arief ketika menerima Dewan Pengurus Pusat PDIP di Kantor KPU, Jakarta, kemarin.

Dijelaskan Arief, daftar kepengurusan dibutuhkan KPU provinsi dan kabupaten/kota untuk mengecek bahwa nama pengurus harus bertanda tangan sama dengan surat keputusan partai politik ketika mengusung calon kepala daerah pada Pilkada 2020. “Ini menjadi pesan penting
bagi parpol yang belum menyerahkan daftar kepengurusan sehingga ketika pencalonan semua dokumen yang harus disampaikan ke penyelenggara pemilu bisa diterima dengan baik,” ucap Arief

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan ia mengapresiasi KPU yang telah membuat aplikasi Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Aplikasi tersebut memudahkan partai politik mengunggah daftar kepengurusan mereka ke laman KPU. “Dari 270 daerah yang mengikuti pilkada, semua statusnya (pengurus) definitif, baik DPP maupun dewan pengurus cabang dalam menyampaikan calon (kepala daerah),” ucap Hasto.

Ia juga menyampaikan pada pendaftaran serentak bakal pasangan calon, partainya akan melakukan pada hari pertama pendaftaran atau 4 September 2020. Pengurus cabang di Indonesia bagian barat hingga timur akan mendaftar bersamaan dengan menyelesaikan perbedaan waktu.

“Kami berharap seluruh paprol punya spirit yang sama dan otomatis membantu penyelenggara pemilu,” tukas Hasto. (Ind/P-2)

BERITA TERKAIT