05 August 2020, 04:42 WIB

Erick Pastikan Vaksin Diproduksi Tahun Ini


Pra/Pro/X-8 | Humaniora

KETUA Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir memastikan PT Bio Farma akan memproduksi vaksin covid-19 pada akhir tahun ini.

Kepastian tersebut ia sampaikan setelah meninjau laboratorium dan fasilitas produksi Bio Farma di Bandung, Jawa Barat, kemarin. “Hari ini saya memastikan Bio Farma sudah siap memproduksi 100 juta dosis vaksin covid-19 per tahun di akhir tahun,” ujarnya.

Bahkan, menurut Menteri BUMN itu, perseroan memiliki kemampuan produksi hingga 250 juta dosis per tahun. Dia pun meminta masyarakat
terus mendukung upaya Bio Farma dalam menghasilkan vaksin covid-19.

Erick mengatakan Bio Farma telah memproduksi berbagai vaksin sejak 1890 dan telah digunakan di 150 negara. Dipastikan pula bahwa seluruh produk perseroan termasuk vaksin covid-19 nanti halal.

“Beberapa negara Timur Tengah sudah menggunakan jasa Bio Farma. Mari kita percaya atas kemampuan bangsa sendiri. Kita maksimalkan uji klinis dan produksi vaksin covid-19 agar tahun depan masyarakat dapat segera diimunisasi,” ucap Erick.

Sambil menunggu produksi berjalan, dia mengajak masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas, seperti memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Dirut PT Bio Farma Honesti Basyir menjelaskan pihaknya sudah memiliki kapasitas produksi vaksin covid-19 hingga 100 juta dosis per tahun. “Jika bahan baku tersedia, kita siap produksi 100 juta dosis per tahun. Kita juga berusaha untuk melakukan ekspansi. Jika ada fasilitas, kita pastikan 250 juta siap diproduksi per tahun,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPR Puan Maharani berharap kerja sama RI-Turki dalam pengadaan obat dan vaksin covid-19 segera terwujud. Harapan itu dia sampaikan ketika berbicara lewat telepon dengan Ketua Parlemen Turki, Mustafa Sentop, Senin (3/8).

“Saya mendengar Menteri Riset dan Teknologi Indonesia sudah berbicara dengan Menteri Teknologi dan Industri Turki membahas pengembangan obat dan vaksin covid-19. Semoga kerja sama ini berhasil dan kita segera mendapatkan manfaatnya,” kata Puan. (Pra/Pro/X-8)

BERITA TERKAIT