04 August 2020, 21:55 WIB

Polri Bangun Sinergitas Tiga Pilar Cegah Tawuran


Tri subarkah | Megapolitan

TAWURAN yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih marak terjadi. Teranyar pada Minggu (2/8), tawuran antarkelompok pemuda di Jalan Raya Hankam, Pondok Melati, Kota Bekasi terjadi hingga menyebabkan Geri Sean Natanial Bosen, 16, meninggal dunia.

Beberapa hari sebelum tragedi di Bekasi, tawuran di antara pemuda juga terjadi di Johar Baru, Jakarta Pusat. Di sana, sudah terjadi tiga kali tawuran antar warga sejak malam takbir Idul Adha, tapatnya pada Kamis (30/7).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya terus melakukan sosialsiasi dengan memaksimalkan sinergitas tiga pilar, yakni kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah.

Selain itu, Yusri juga mengatakan pihaknya mengedepankan upaya preemtif serta imbauan kepada pelajar untuk tidak melakukan tawuran. Selain itu, Yusri menegaskan tim khusus untuk mencegah aksi tawuran di wilayah hukum PMJ belum dibubarkan.

"Tim masih bergerak, timsus belum dibubarkan oleh Polda Metro Jaya. Yang pertama masalah begal dan juga premanisme, salah satunya tawuran," tegas Yusri saat dikonfirmasi, Selasa (4/8).

Terpisah, Kapolsek Johar Baru Kompol Supriadi menjelaskan sinergitas tiga pilar yang terjadi di daerahnya terejawantahkan dengan patroli rutin berskala sedang.

"Sinergitas tiga pilar Alhamdulillah berjalan. Setiap malam kita patroli skala sedang tiga pilar, kecamatan, polsek, dan koramil. Ditambah dengan program kamtibmas, kadang ormas kita libatkan," jelas Supriadi.

Namun, sinergitas tiga pilar tersebut masih belum efektif mencegah tawuran yang terjadi di Johar Baru. Kelompok pemuda, kata Supriadi, menggunakan media sosial untuk merencanakan aksi tawuran.

"Mereka ada grup Instagram, janjian, kita kadang masuk, makanya kita kadang tau. Tapi mereka kadang-kadang bilang (janjian) di sana, di sini, ternyata untuk ngibulin kita," jelas Supriadi.

Tawuran di wilayah tersebut, lanjut Supriadi, juga sudah terjadi sejak lama. Meskipun demikan, ia mengatakan sejak menjabat sebagai Kapolsek Johar Baru tahun lalu, tawuran sudah jarang terjadi. (OL-4)

BERITA TERKAIT