04 August 2020, 21:03 WIB

Satgas Covid-19 :Waktu Berakhirnya Covid-19 tak Bisa Diprediksi


Insi Nantika Jelita | Humaniora

SATUAN Tugas Penanganan covid-19 menuturkan pandemi covid-19 belum bisa diprediksi waktu berakhirnya. Hingga Selasa (4/8), kasus penyakit menular itu sudah menjangkiti 115.056 orang di Indonesia.

"Covid-19 masih belum dapat diprediksi akan berlangsung sampai kapan," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam tayangan youtube BNPB Indonesia, Jakarta, Selasa (4/8).

Wiku meminta semua pihak bahu membahu memerangi virus menular covid-19 itu. Kuncinya ialah dengan mematuhi protokol kesehatan ditiap aktivitas di luar rumah.

"Semua elemen tidak hanya di Indonesia, tapi dunia berusaha keras agar melepas wabah ini. Diperlukan kerja sama semua pihak, tidak hanya pemerintah. Tetap disiplin dalam protokol kesehatan," imbuh Wiku

Ia pun menjelaskan, pandemi bukan baru kali ini terjadi di dunia. Sejak 1334 sampai 1350 ada pandemi bernama Black Death dari penularan binatang. Pandemi itu, katanya, berlangsung selama 16 tahun dengan 30 juta kematian.

Baca juga : Hari Ini Kasus Positif Covid-19 1.922 dan Sembuh 1.813 Orang

Lalu ada Spanish Flu pada 1918. Meski berlangsung setahun, pandemi itu memakan korban sekitar 50 hingga 100 juta jiwa.

"Jadi tiap pandemi memiliki durasi yang berbeda," ucap Wiku.

Saat ini melalui data Kementerian Kesehatan, tercatat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per hari ini sebanyak 1.992 orang dengan total kasus 115.056 kasus. Untuk pasien sembuh menjadi 72.050 setelah ada penambahan sebanyak 1.813 orang. Selanjutnya untuk kasus meninggal menjadi 5.388 dengan penambahan 86.

Sementara itu, data provinsi 5 besar dengan kasus positif terbanyak secara kumulatif adalah mulai dari Jawa Timur 23.412, DKI Jakarta 23.026 Sulawesi Selatan 9.861 Jawa Tengah 9.887 dan Jawa Barat 6.787. (OL-7)

BERITA TERKAIT