04 August 2020, 20:45 WIB

Update Serapan Program PEN Hari Ini


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

EMPAT bidang pemulihan ekonomi nasional (PEN) dampak pandemi covid-19 mulai menyerap anggaran yang digelontorkan pemerintah Rp695,20 triliun.

Data yang diterima mediaindonesia.com pada Selasa (4/8), anggaran di bidang kesehatan sebesar Rp87,5 triliun yang sesuai dengan Perpres 72/2020 telah dibuatkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sebesar Rp44,8 triliun. Dari anggaran yang masuk ke dalam DIPA, telah terealisasi sebesar Rp6,8 triliun atau 7,8% terhadap pagu dalam Perpres 72/2020 dan 15,2% terhadap DIPA.

Di pos perlindungan sosial, pagu yang ditetapkan dalam Perpres 72/2020 yakni sebesar Rp203,9 triliun dan telah dibuatkan DIPA sebesar Rp165,3 triliun. Dari anggaran yang telah masuk ke dalam DIPA, Rp80,14 triliun telah disalurkan atau sekitar 39,31% terhadap pagu dan 48,4% terhadap DIPA.

Kemudian dukungan UMKM yang ditetapkan dalam pagu sebesar Rp123,7 trilun dan telah dibuatkan DIPA senilai Rp40,3 triliun. Dana yang telah tereksekusi dari DIPA tersebut ialah sebesar Rp31,06 triliun atau 25,3% terhadap pagu dan 77% terhadap DIPA.

Baca juga : 397 Komisaris BUMN Rangkap Jabatan, Ombudsman Desak Evaluasi

Selanjutnya, insentif dunia usaha yang ditetapkan dalam pagu Perpres 72/2020 sebesar Rp120,6 triliun telah dibuatkan DIPA senilai Rp54,95 triliun. Dari besaran DIPA tersebut, Rp16,49 triliun di antaranya telah terealisasi atau sekitar 13,67% terhadap pagu dan 30% terhadap DIPA.

Sedangkan pada pos sektoral dan pemda yang ditetapkan dalam pagu sebesar Rp106,1 triliun, Rp33,38 triliun di antaranya telah dimasukkan ke dalam DIPA. Dari besaran anggaran DIPA tersebut telah terealisasi sebesar Rp7,27 triliun atau 6,6% terhadap pagu dan 20,9% terhadap DIPA.

Sementara untuk dukungan koorporasi sebesar Rp53,57 triliun terimplementasikan dalam bentuk pinjaman dan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada BUMN. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT