04 August 2020, 19:36 WIB

Daihatsu Pacu Produksi untuk Atasi Menipisnya Stok Pasar 


RO | Otomotif

PANDEMI yang melanda Indonesia berdampak pada berbagai aktivitas ekonomi, termasuk industri otomotif. Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan turunnya permintaan kendaraan membuat sejumlah pabrik mobil mengurangi bahkan menghentikan aktivitas mereka.  

Sejak dibukanya aktivitas perekonomian secara bertahap, industri otomotif nasional mulai bergairah dan menunjukkan tren peningkatan sedikit demi sedikit. Kondisi ini membuat stok kendaraan menjadi semakin menipis mengingat hampir semua brand tidak melakukan produksi secara optimal.
 
Hal yang sama juga terjadi pada Daihatsu. kondisi stok Daihatsu di pasar sangat terbatas sehingga tidak dapat memenuhi permintaan pelanggan secara maksimal. Menanggapi hal itu pada Juli 2020 lalu PT Astra Daihatsu Motor (ADM) melakukan persiapan aktivitas produksi secara 2 shift.

Dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dan pencegahan penyebaran covid-19, realisasi proses produksi 2 shift telah dilakukan sejak awal Agustus 2020 baik di pabrik Sunter, maupun Karawang.

Dari implementasi penerapan 2 shift tersebut diharapkan hasil produksi Agustus 2020 akan meningkat empat kali lipat dibandingkan dengan hasil produksi Juli lalu.

Seluruh pemasok komponen Daihatsu menyatakan siap mendukung peningkatan produksi ADM. Mereka juga berkomitmen menerapkan protokol kesehatan walaupun permintaan produksi meningkat tajam di bulan Agustus ini.

“Kami bersyukur, pasar mobil mulai menunjukkan peningkatan. Daihatsu berharap kondisi perekonomian Indonesia akan terus bergairah dan meningkatkan daya beli masyarakat, sehingga memberikan dampak positif pada pasar mobil Indonesia,” ujar Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director ADM Amelia Tjandra. (S-4)

BERITA TERKAIT