04 August 2020, 19:03 WIB

AS Ajak Taliban Berunding Soal Perdamaian di Afghanistan


Faustinus Nua | Internasional

MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, mengadakan telekonferensi dengan pemimpin negosiator Taliban, Mullah Baradar Akhund, untuk membahas proses perdamaian dengan Afghanistan.

Dalam akun Twitter-nya, juru bicara Taliban, Suhail Shaheen, mengungkapkan pembicaraan juga terkait pembebasan 400 anggota Taliban yang ditahan pemerintah Afghanistan. Sebagian besar dari 5.000 tahanan bakal dibebaskan sesuai perjanjian AS dan Taliban pada Februari lalu.

Baca juga: Pakistan Serukan Implementasi Kesepakatan AS-Taliban

Menurutnya, penundaan pembebasan 400 orang telah menghentikan perundingan dengan Afghanistan, yang dijadwalkan pada 10 Maret lalu.

"Kedua belah pihak berbicara tentang dimulainya negosiasi intra-Afghanistan. Sekaligus menekankan bahwa pembebasan tahanan yang tersisa sangat penting untuk dimulainya negosiasi," bunyi cuitan Shaheen.

Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, menyatakan dia tidak memiliki kewenangan di bawah konstitusi negara untuk membebaskan tahanan. Mengingat, mereka terlibat dalam tindak kejahatan dengan kategori berat.

Baca juga: AS Serang Taliban, Pertama Sejak Perjanjian Damai

Di lain sisi, Taliban ingin para tahanan dibebaskan sebelum perundingan dengan pemerintah dan warga Afghanistan. Hal itu dianggap sebagai harapan terhadap perdamaian setelah berperang selama bertahun-tahun.

Sejak 2001, Taliban terlibat dalam pemberontakan bersenjata. Tepatnya, ketika mereka dicopot dari kekuasaan dalam invasi pimpinan AS.(Aljazeera/OL-11)

 

BERITA TERKAIT