04 August 2020, 15:05 WIB

Facebook Disebut Menjiplak TikTok


Abdillah Marzuqi | Weekend

PERUSAHAAN pemilik TikTok, ByteDance, meradang dengan isu plagiat yang dilakukan pesaingnya, Facebook. Sebagaimana diketahui, Facebook bakal meluncurkan aplikasi mirip TikTok bernama Instagram Reels.

"Dalam proses (menjadi perusahaan global), kita dihadapkan dengan semua jenis kesulitan kompleks dan tak terbayangkan, termasuk ketegangan suasana politik internasional, tabrakan, dan konflik budaya. Dan plagiarisme dan noda dari pesaing Facebook," kata ByteDance dalam keterangan resminya seperti dilansir Scmp.com.

Pernyataan itu menjadi yang perselisihan kedua dalam seminggu. Sebelumnya, Zuckerberg mengatakan platform media sosial itu (TikTok) tidak sebanding dengan Facebook. Ia mengatakan 'di banyak area, di belakang pesaing kami'.

"Facebook berdiri di atas prinsip-prinsip dasar, yakni; menyediakan ruang untuk bersuara, dan memberikan peluang ekonomi, menjaga keamanan pengguna, menjunjung tinggi tradisi demokrasi, seperti kebebasan berekspresi dan memilih," katanya dalam pernyataan pembuka. 

“Ini adalah nilai-nilai mendasar bagi kebanyakan kita, tetapi tidak semua orang di dunia. Tidak untuk setiap perusahaan yang bersaing dengan kami atau negara yang diwakilinya," tambanya.

Berbalas di hari yang sama, CEO TikTok Kevin Mayer mengecam pernyataan Zuckerberg. Ia menyebut pernyataan itu sebagai fitnah. "Serangan fitnah dari pesaing kami - yaitu Facebook - yang menyamar sebagai patriotisme dan dirancang untuk mengakhiri kehadiran kami di AS," ujar Mayer. (M-1)

BERITA TERKAIT