04 August 2020, 14:35 WIB

Tiga Anggota DPRD Positif, Kantor DPRD Belitung Ditutup Seminggu


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Belitung. Selama seminggu kantor DPRD Belitung ditutup setelah ada tiga anggota dewan yang terkonfirmasi positif covid-19 pada Minggu (3/8).

Penutupan DPRD Belitung dari berbagai aktivitas perkantoran tersebut, menurut Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan merupakan langkah tepat.

"Penutupan kantor DPRD Belitung itu merupakan langkah tepat dan itu memang prosedurnya agar penyebaran covid-19 dapat segera teratasi," kata Erzaldi usai membuka MTQ tingkat provinsi Babel di Asrama Haji, Selasa (4/8).

Baca juga: Pelaksanaan MTQ IX Tingkat Provinsi Menerapkan Cara-cara Baru

Erzaldi menyesali sikap satu dari tiga anggota dewan yang positif covid-19 yang tidak bisa dijadikan contoh. "Kalau hasil rapid test-nya reaktif, tidak usah cari tempat rapid test lain, hanya untuk bisa dinas luar.  Ini sudah salah dan bohong-bohongan mencari rapit test yang non-reaktif," ujarnya.

Jangan hanya memikirkan diri sendiri, imbuh Erzaldi, tapi pikirlah keselamatan orang lain. "Apalagi jika memang benar rapid test kedua dengan hasil non-reaktif bayar. Wah itu luar biasa," sesalnya.

Oleh karena itu, Erzaldi mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan DPRD Babel untuk tidak meniru apa yang dilakukan anggota DPRD Belitung tersebut. "Cukup ini saja. Jangan sampai terjadi lagi. Jika ada ASN saya yang melakukan cara demikian, saya tidak segan-segan beri sanksi dan tindakan tegas," tegasnya.

Ketua GTPP Covid-19 Belitung yang juga Bupati Belitung Sahani Saleh membenarkan kantor DPRD Belitung ditutup sepekan karena akan disterilkan. "Ya benar, tutup selama seminggu karena akan disterilkan. Seluruh ruangan akan disemprot disinfektan," kata Sahani. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT