04 August 2020, 12:46 WIB

PBB: Dunia Menghadapi Bencana Generasi Atas Penutupan Sekolah


Suryani Wandari Putri Pertiwi | Internasional

SEKRETARIS Jenderal PBB, Antonio Guterres, memperingatkan pada hari Selasa (4/8) bahwa dunia menghadapi bencana generasi karena penutupan sekolah di tengah pandemi Covid-19.

"Sekarang kita menghadapi bencana generasi yang dapat menyia-nyiakan potensi manusia yang tak terhingga, melemahkan kemajuan selama beberapa dekade, dan memperburuk ketidaksetaraan yang mengakar," kata Guterres ketika ia meluncurkan kampanye PBB bertajuk Selamatkan Masa Depan.

Baca juga: Jadi Presiden DK PBB Lagi, Indonesia Siapkan Program Kerja

Guterres mengatakan pada pertengahan Juli sekolah-sekolah ditutup di sekitar 160 negara, mempengaruhi lebih dari 1 miliar siswa, sementara setidaknya 40 juta anak-anak telah ketinggalan sekolah.

Ini terjadi di atas lebih dari 250 juta anak yang sudah keluar dari sekolah sebelum pandemi dan hanya seperempat siswa sekolah menengah di negara-negara berkembang yang berangkat dengan keterampilan dasar, katanya dalam sebuah pernyataan video.

Dilansir dari theguardian, ia menegaskan agar para siswa yang kembali ke ruang kelas dengan aman nantinya harus menjadi prioritas utama. 

“Setelah transmisi Covid-19 lokal terkendali, membuat siswa kembali ke sekolah dan lembaga pembelajaran seaman mungkin harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Ia menambahkan agar diberikan wadah untuk berkonsultasi antara orangyua, wali guru dan siswa. (OL-6)

BERITA TERKAIT