04 August 2020, 12:05 WIB

Pelanggaran Lalu Lintas Banyak Dilakukan Pengendara Sepeda Motor


Sri Utami | Megapolitan

Operasi Patuh Jaya 2020 yang dilakukan serentak di berbagai daerah bertujuan untuk kembali mendisiplinkan pengendara kendaraan dalam berlalu lintas.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono menerangkan ketidakdisiplinan masyarakat menggunakan kendaraan berakibat meningkatnya jumlah kecelakaan.

"Untuk Operasi Patuh Jaya kali ini, pengendara yang melakukan pelanggaran cukup banyak dan beragam. Bentuk pelanggaran juga sebenarnya berbeda, sesuai tematik masing-masing wilayah,"  ungkap Istiono, Selasa (4/8).

Beberapa pelanggaran lalu lintas yang banyak terjadi di antaranya melawan arus dan tidak menggunakan helm atau sabuk pengaman. Selain itu, surat kendaraan tidak lengkap hingga perilaku berkendara yang ugal-ugalan dan berkendara melebihi muatan.

Baca juga: Trans-Jakarta Tabrak Angkot, Penumpang Dievakuasi

"Iya di antaranya itu yang pelanggaran yang banyak terjadi. Seperti kendaraan motor itu berboncengan lebih dari dua orang. Itu jelas melanggar aturan dan membahayakan keselamatan pengendaranya," jelasnya.

Seperti diketahui Operasi Patuh Jaya digelar pada 23 Juli sampai 5 Agustus. Dari catatan Polda Metro Jaya pelanggaran banyak dilakukan oleh pengendara sepeda motor  

"Kami menindak 7.460 pelanggar yang umumnya didominasi pengendara sepeda motor," ujar Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar.

Dari jumlah tersebut sebanyak 2.477 pengendara diberikan sanksi tilang dan 4.983 teguran. (OL-14).

 

BERITA TERKAIT