03 August 2020, 18:43 WIB

CEO Jouska Minta Waktu Untuk Ganti Kerugian Klien


Despian Nurhidayat | Ekonomi

CEO PT Jouska Finansial Indonesia, Aakar Abyasa Fidzuno, mengukuhkan komitmen dan pertanggungjawaban terhadap kerugian portfolio investasi saham yang dialami sejumlah klien.

Fokus utama terletak pada pemberian solusi bagi klien. Sehingga, kerja sama setiap pihak sangat diharapkan demi tercapainya tujuan tersebut. Komitmen itu disampaikan melalui surat elektronik yang dikirimkan kepada seluruh klien. Itu menjadi surat permohonan maaf dan komitmen terbuka.

Secara garis besar dalam surat tersebut, Aakar memohon kebijaksanaan klien untuk memberikan waktu hingga 1 September 2020. Dengan begitu, dia dapat menyusun dan menyampaikan strategi terkait pelunasan klaim ganti rugi melalui surat perdamaian.

Baca juga: Surat Kuasa Jual Beli Milik Jouska Dipertanyakan

"Sejak pertemuan dengan Satgas Waspada Investasi pada 24 Juli 2020 hingga saat ini, proses dialog dengan klien senantiasa dilakukan. Dengan mengedepankan itikad baik dari kedua belah pihak," ungkap Aakar dalam keterangan resmi, Senin (3/8).

Manajemen Jouska menyebut pengiriman surat kepada klien sudah diinformasikan kepada Satgas Waspada Investasi dan Asosiasi Perencana Keuangan Independen (IFPC). Dalam suratnya, Aakar mengucapkan terima kasih atas kesetiaan dan kepercayaan para klien sejak awal mengudara di dunia finansial.

Dia mengakui bukan perjalanan yang mudah dan tanpa rintangan. Terutama, dengan perkembangan polemik dalam beberapa minggu terakhir. Kejadian ini berdampak negatif pada hubungan baik antara Jouska dan klien. Apalagi menyangkut portfolio investasi saham.

Baca juga: OJK: 1.915 Iklan Sektor Jasa Keuangan Langgar Aturan

"Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada klien atas kerugian yang dialami, bersama pada portfolio investasi masing-masing. Khususnya sehubungan dengan transaksi investasi saham. Saya menyadari adanya ketidaknyamanan," imbuh Aakar.

Lebih lanjut, Aakar menyampaikan permohonan maaf kepada pemegang saham, pihak manajemen, dewan komisaris dan karyawan Jouska. Menurutnya, kejadian ini di luar dugaan dan merugikan baik secara moril maupun materil.

"Saya memahami hal tersebut berpengaruh buruk pada nama baik Jouska, yang selama ini kita bangun bersama-sama," pungkas Aakar.

Baca juga: Masyarakat Diimbau Waspadai Penipuan Investasi Berkedok Koperasi

Adapun manajemen Jouska menghargai langkah konkret yang dilakukan Aakar untuk menyelesaikan permasalahan dengan klien. Manajemen Jouska dipimpin langsung oleh Aakar berniat untuk mencari solusi atas permasalahan yang terjadi.

Terkait berbagai informasi menyudutkan di ranah publik, manajemen Jouska meminta klien dan publik tidak mudah terpengaruh. Apalagi jika informasi tersebut sengaja menjatuhkan nama baik dan yang menghambat itikad baik Jouska.(OL-11)

BERITA TERKAIT