03 August 2020, 09:05 WIB

Masa Adaptasi Baru, Kebersihan Tetap Harus Diperhatikan


Mediaindonesia.com | Humaniora

PANDEMI covid-19 yang belum juga berangsur pergi dari Tanah Air memang menuntut kewaspadaan kita. Apalagi pemerintah sudah menerapkan fase kehidupan adaptasi baru. Dengan fase tersebut, kita dikhawatirkan justru menjadi lengah.

Untuk itu masyarakat diingatkan untuk senantiasa menaati protokol kesehatan. Salah satunya adalah menjaga keberhasihan diri. Selain sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menyemprot ruangan denga disinfektan, kita juga disarankan menjaga kebersihan pakaian.

Baca juga: Efektifkah Penyemprotan Disinfektan untuk Atasi Covid-19?

Seperti diungkapkan sejumlah pakar kesehatan, virus korona itu disebut dapat menular melalui benda mati, seperti pakaian. Hal itu bisa dilihat pada kasus ibu dan dua anak di Cileungsi, Kabupaten Bogor yang dinyatakan positif covid-19 akibat terpapar virus dari pakaian sang ayah.

Belakangan ini muncul sebuah video yang menunjukkan bahwa salah satu pewangi pakaian merek lokal disebut bisa membunuh kuman lantaran mengandung  Alkyl Dimethylbenzyl Ammonium Chloride atau Benzalkonium klorida. Zat tersebut dikenal sebagai bahan aktif untuk disinfektan yang dapat membunuh kuman, bakteri, dan virus.

Saat menanggapi kabar tersebut, peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Chandra Risdian mengatakan bahwa Alkyl dimethlyl benzyl ammonium chloride memang termasuk quaternary ammonium yang bisa membunuh virus pada konsentrasi minimal 0.05%. “Kandungan kimia itu bisa membunuh virus corona melalui disinfeksi benda mati,” kata Chandra.

Namun ia mengingatkan bahwa meski mengandung zat disinfektan, bukan berarti pewangi pakaian itu boleh langsung disemprotkabn ke tubuh atau dicampurkan dengan bahan lain. Sebab bisa berbahaya. Dia juga mengungkapkan bahwa banyak produk rumah tangga yang dapat digunakan untuk disinfeksi.

Salah satu produk yang mengandung bahan aktif Alkyl dimethlyl benzyl ammonium chloride yakni Kispray. Untuk mencegah virus korona, kita menyemprotkannya ke pakaian atau permukaan benda mati lainnya sepertisofa, sepatu, helm, atau jok kendaraan. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT