03 August 2020, 15:23 WIB

Bergairahnya Industri Maritim Dongkrak Produktivitas Jasindo


Wisnu AS | Ekonomi

PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo) mencatatkan akselerasi produktivitas sampai 64% untuk bisnis asuransi marine hull (rangka kapal). Demikian disampaikan Direktur Utama Asuransi Jasindo, Didit Mehta Pariadi.

Menurut Didit, peningkatan produktivitas tersebut didorong oleh kemampuan perusahaan dalam menerapkan kebijakan pengelolaan risiko serta akseptasi yang difokuskan pada kesehatan portfolio bisnis dengan tetap mengedepankan kebutuhan pasar.

Baca juga: Asuransi Jasindo Komit dalam Pemberdayaan UMKM

“Sejak beberapa tahun terakhir Jasindo menekankan prudent underwriting untuk asuransi marine hull ini, sehingga development dan profitability untuk class of business tersebut mampu menunjukkan tren yang positif," kata Didit dalam keterangan di Jakarta, Senin (3/8/2020).

Ia menambahkan, kepercayaan pasar reasuransi terhadap pengelolaan bisnis asuransi rangka kapal di Jasindo tetap terjaga dan Jasindo masih mampu untuk menyediakan kapasitas akseptasi yang dapat mengakomodasi kebutuhan pasar yang lebih besar.

Di sisi lain, lanjut Didit, terdapat beberapa perusahaan asuransi yang awalnya cukup masif dalam penutupan asuransi rangka kapal di pasar, namun beberapa waktu kemudian perusahaan-perusahaan tersebut mulai membatasi atau bahkan menarik diri dari pasar asuransi rangka kapal.

Menurut dia, hal itu karena karakteristik risiko yang dikelola bisnis tersebut memang cenderung menempatkan perusahaan asuransi untuk menghadapi fenomena high frequency and high severity claims dari objek-objek yang dijamin.

“Asuransi Jasindo dengan kapasitas yang dimilikinya sudah siap untuk menghadapi kenaikan permintaan pasar atas jenis risiko ini, namun dengan tetap mengedepankan kebijakan prudent underwriting tadi,” tegasnya.

Selain dari faktor-faktor tersebut, bergairahnya industri maritim juga menjadi salah satu faktor yang mendorong naiknya produktivitas bisnis asuransi rangka kapal di Asuransi Jasindo.

Hal ini dapat terlihat dari peningkatan tren proyek pembangunan dan pembelian kapal di Indonesia baik dari sektor swasta maupun dari program-program yang dicanangkan oleh pemerintah.

Baca juga: Asuransi Jasindo Kampanyekan Penggunaan Antiplastik

Melihat peluang yang ada, Asuransi Jasindo kembali ke produk yang sejak awal merupakan andalan dan kompetensi perusahaan, yaitu asuransi untuk sektor pelayaran

“Seiring dengan meningkatnya tren industri maritim tersebut, kami melihat adanya potensi pengembangan lebih lanjut untuk produk asuransi marine lainnya yang dimiliki oleh Jasindo terkait dengan rangka kapal, seperti Builder's Risk Insurance dan Ship Repairer Liability,” tutupnya. (RO/A-3)

BERITA TERKAIT