02 August 2020, 18:31 WIB

Gubernur Lepas Personel Satgas Karhutla ke Daerah Rawan Terbakar


Solmi | Nusantara

Gubernur Jambi Fachrori Umar, Mingu (2/8), melepas ratusan personel Tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) untuk disebar ke beberapa desa berlahan gambut di Kabupaten Muarojambidan Kabupaten Tajungjabung Timur yang diketahui rawan terbakar.

''Kita mengedepankan pencegahan, makanya hari ini kita melepas ratusan anggota Tim Satgas Karhutla untuk mengawal daerah rawan terbakar, khususnya ke Muarojambi dan Tanjungjabung Timur,'' kata Fachrori Umar seusai acara pelepasan di Makorem 042 Garuda Putih, Jambi,  Minggu (2/8).

Fahcori menyebutkan, Tim Satgas Karhutla yang dikomandani Danrem 042 Garuda Putih Brigjen TNI Zulkifli. Selain melibatkan unsur TNI dan Polri, juga melibatkan jajaran pemeirntah kabupaten/kota, BPBD, Manggala Agni, pihak korporasi berbasis lahan dan kelompok masyarakat peduli api.

Baca Juga: Aplikasi ASAP Digital Cegah Karhutla di Jambi

''Mereka ditempatkan di 171 desa yang telah dipetakan merupakan kawasan rawan terjadi kebakaran lahan,'' ujarnya.

Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Zulkifli selaku Dansatgas Karhutla Jambi, menyampaikan, salah satu kawasan yang menjadi pusat perhatian antara lain lain gambut di Muarojambi dan Kecamatan Sadu di Tanjungjabung Timur.

''Pasukan yang kita kirim merupakan gabungan dari semua istansi, ada TNI, Polri, BPBD, Polhut, Manggala Agni. Minggu depan kita akan megirim pasukan ke daerah Kumpeh untuk antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Kita mengimbau masayarakat dan pengusaha perkebunan untuk berkerja sama dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan,'' jelas Zulkifli.

Baca Juga: Muba dan Muaro Jambi Bersinergi Cegah Karhutla

Sementara itu, Kapoda Jambi Irjen Pol Firman Santyabudi menambahkan, jajaran Polda Jambi sudah menyiapkan 1.500 personel untuk mendukung pencegahan dan penanganan karhutla yang berpotensi mengancam pada musim kemarau di Jambi.

''Personel yang kita siapkan agar mendekat ke lokasi titik rawan kebakaran hutan dan lahan, guna pencegahan lebih dini, agar cepat memadamkan api. Kita minta masyarakat agar bisa berkerja sama. Termasuk pihak korporasi  diandalkan untuk mengendalikan karhutla di sekitar konsesi mereka,'' harap Kapolda. (SL/OL-10)

BERITA TERKAIT