02 August 2020, 14:15 WIB

Kasus Positif Covid-19 di Tasikmalaya kembali Meningkat


Adi Kristiadi | Nusantara

SEBANYAK 20 warga di Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat terkonfirmasi positif melalui uji usap swab massal yang dilakukan oleh tim gugus tugas percepatan penanganan kepada 232 orang. Kasus ini menambah jumlah pasien Covid-19 sebanyak 32 pasien. Mereka mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit SMC Singaparna, Tasikmalaya.

"Dari tes massal swab ditemukan kasus Covid-19 baru dari klaster keluarga di Kecamatan Cipatujah. Pasien Covid yang meninggal dunia menular ke anak dan menantunya. Statusnya itu sepasang suami istri bekerja di Puskesmas Cipatujah," ungkap Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Tasikmalaya, Heru Suharto, Minggu (2/8)

Heru yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya ini mengatakan, perkembangan dari kasus positif Covid-19 yang telah menimpa pasutri di Kecamatan Cipatujah itu kembali menular ke warga lainnya terutama para pasien yang tengah berobat ke Puskesmas. Dengan kejadian ini pelayanan langsung ditutup dan Kecamatan Cipatujah masuk pada zona merah dan sudah ditetapkannya dengan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM).

"Kami sudah menerapkan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) diperuntukannya untuk satu Desa di Kecamatan Cipatujah, dan warga juga dibatasi untuk keluar masuknya. Karena, disana juga di dibuat posko Covid-19 dengan dijaga petugas gabungan Polisi, TNI, BPBD, tenaga medis, Dishub dan Satpol PP supaya mereka juga melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya AKB Hendria Lesmana mengatakan, dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 anggotanya membantu dalam pengamanan bersama tim gugus tugas di Kacamatan Cipatujah dengan melakukan penyekatan hingga memberikan himbauan kepada masyarakat, pengendara, agar memakai masker dan mematuhi protokol kesehatan.

"Kami meminta agar petugas selalu mengingatkan warga yang berada di zona tersebut, memakai masker, jaga jarak, tidak berkerumun dan harus sering cuci tangan memakai sabunbserta semua harus melalui pemeriksaan dengan cek suhu badan. Karena, langkah itu harus dilakukannya untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 tersebut," paparnya. (OL-13)

BERITA TERKAIT