02 August 2020, 10:43 WIB

Kontak Erat dengan Pasien Korona, 5 Mahasiswa Maumere Non-reaktif


Gabriel Langga | Nusantara

SATUAN tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka melakukan rapid test terhadap lima orang mahasiswa KKN Unipa Maumere yang diduga melakukan kontak erat dengan pasien korona dari Kalimantan Selatan. Hasilnya, kelima mahasiswa itu dinyatakan nonreaktif berdasarkan pemeriksaan rapid test.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sikka Petrus Herlemus membeberkan ada enam mahasiswa KKN asal Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere diketahui kontak erat dengan pasien pelaku perjalanan dari Kalimantan Selatan yang dinyatakan positif korona.

Namun hanya lima mahasiswa yang menjalani pemeriksaan rapid test. Sementara satu mahasiswa lagi direncanakan baru Senin (3/8) menjalani rapid test.

"Lima orang mahasiswa itu sudah dilakukan rapid test. Hasilnya nonreaktif. Satu orang lagi rencananya besok, Senin (3/8), baru menjalani rapid test di Labkesda Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka," kata Petrus Herlemus.

Karena lima mahasiswa itu hasilnya rapid test nonreaktif, maka tim gugus tugas tidak menindaklanjutinya dengan melakukan tes swab. Gugus tugas hanya meminta mereka menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Baca juga: 19 Napi Jalani Rapid Test Sebelum Dipindahkan ke Rutan Maumere

Sebelumnya, ujar dia, dari hasil tracking terhadap 30 warga yang kontak erat dengan pasien korona itu, ada 11 orang yang dinyatakan reaktif. Mereka sudah dilakukan pemeriksaan swab.

"Sampel swabnya, kita sudah kirim ke Kupang. Mudah-mudahan 1-2 hari kita mendapatkan hasil swabnya. Kalau hasil swabnya berdasarkan PCR hasilnya positif covid-19, maka Sikka kembali zona merah covid-19. Tetapi saat ini, kondisi Sikka masih zona hijau," ucap Petrus Herlemus.

Ia mengaku pasien korona merupakan pelaku perjalanan dari Kalimantan Selatan, saat ini sedang dirawat di ruangan isolasi RSUD dr. TC. Hillers Maumere.

"Kondisi pasien itu sehat-sehat saja di ruangan perawatan RSUD dr. TC Hillers Maumere," pungkas Petrus Herlemus.(OL-5)

BERITA TERKAIT