02 August 2020, 07:37 WIB

Libur Idul Adha, Pergerakan Penumpang Transportasi Umum Meningkat


Hilda Julaika | Ekonomi

KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) memantau adanya peningkatan pergerakan penumpang transportasi umum pada masa Libur Idul Adha di sejumlah simpul transportasi seperti di terminal, stasiun, bandara, dan pelabuhan dibanding hari biasa.

Pihaknya memang telah memprediksi kondisi tersebut pada hari Raya Idul Adha lantaran jatuh di hari Jumat (31/7) yang berarti akan ada libur panjang akhir pekan (long weekend).

“Berdasarkan pantauan kami, sejumlah penumpang transportasi umum mengalami peningkatan di banding hari biasa. Kami meminta kepada para operator transportasi dan penumpang agar tetap disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19 pada transportasi umum,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati di Jakarta, Sabtu (1/8).

Berdasarkan pantauan, peningkatan jumlah penumpang terjadi di Bandara Soekarno Hatta sekitar 16% dibandingkan hari biasa. Pada Kamis (30/7) menjadi puncak pergerakan penumpang yaitu mencapai 37 ribu lebih penumpang. Peningkatan jumlah penumpang pesawat perharinya di Bandara Soetta juga diikuti dengan peningkatan pergerakan pesawat sebesar 13%, yaitu sebanyak 460 lebih pergerakan pesawat per hari.

Selain di Bandara Soetta, peningkatan jumlah penumpang harian juga terjadi di Bandara Juanda Surabaya dan Yogyakarta (YIA). Di Bandara Juanda Surabaya, terjadi peningkatan jumlah penumpang harian sekitar 11 ribu lebih penumpang per harinya, dibandingkan dengan hari biasa yang hanya mencapai 5 ribu penumpang perharinya.

Baca juga: Kemenhub Imbau Pemudik Hindari Arus Balik Minggu (2/8)

Sementara itu, di Bandara Internasional Yogyakarta Kulonprogo (YIA), juga mengalami peningkatan sekitar 31% dibanding hari biasa. Dengan jumlah penumpang per harinya mencapai 3.600 lebih penumpang, baik yang tiba maupun yang berangkat dari YIA.

Pada moda kereta api, terjadi juga peningkatan penumpang, total penumpang KA jarak jauh pada 11 kereta api yang dioperasikan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen ke berbagai jurusan pada Kamis (30/7) mencapai 3.958 penumpang dari sebanyak 4385 tempat duduk yang disediakan oleh PT KAI, atau terjual sekitar 90% dari jumlah total tempat duduk. Hal ini dilakukan dengan tetap membatasi kapasitas gerbong maksimal 70% dari total kapasitas normal.

Adapun kenaikan jumlah penumpang juga terjadi pada moda angkutan penyeberangan. PT ASDP mencatat, jumlah total penumpang yang menyeberang dari Merak menuju Bakauheni pada Kamis (30/7) pagi hingga Jumat (31/7) pagi tercatat sebanyak 46.688 orang atau naik 147% dibandingkan realisasi periode sama Idul Adha tahun lalu sebanyak 31.677 orang.

Hal yang sama terjadi di terminal bus Pulo Gebang, Jakarta,  yang biasanya hanya mengangkut ratusan penumpang per harinya, pada Rabu (29/7) mengalami peningkatan hingga 1.200 lebih penumpang per hari.

“Dengan adanya peningkatan penumpang baik di darat, laut, udara, dan kereta api pada hari raya Idul Adha ini, di satu sisi memperlihatkan bahwa masyarakat sudah mulai percaya untuk menggunakan transportasi umum, namun di sisi lain kami selaku regulator transportasi bersama para operator transportasi kan terus melakukan pengawasan untuk memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan dengan baik sesuai komitmen kami untuk menciptakan transpotasi aman dan sehat,” paparnya.

Selain kenaikan jumlah penumpang pada transportasi umum, kenaikan arus kendaraan juga terjadi di sejumlah ruas tol. Tercatat terjadi kenaikan sebesar 0,3% atau 123.764 kendaraan pada 27 Juli 2020, 7,4% atau 132.494 kendaraan pada 28 Juli 2020, 18% atau 145.596 kendaraan pada 29 Juli 2020 yang keluar dari sejumlah jalan tol di Jakarta. Diprediksi, puncak arus balik Idul Adha akan terjadi pada hari Minggu (2/8) ini.(OL-5)

BERITA TERKAIT