02 August 2020, 06:45 WIB

Prapelantikan Gubernur Kepri Negatif Korona


Dhika Kusuma Wijaya | Politik dan Hukum

GUBERNUR Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto dinyatakan positif covid-19 setelah dilantik Presiden Joko Widodo. Pihak Istana Kepresidenan memastikan pelantikan Isdianto yang digelar pada 27 Juli lalu telah melalui sejumlah protokol kesehatan secara ketat.

Menurut Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Gubernur Kepri tersebut telah menjalani tes usap (swab test) sebelum dilantik Presiden dan hasilnya negatif.

Diduga, Isdianto terpapar virus korona setelah pelantikan di Jakarta. “Saya meminta semua swab di Jakarta dan saat itu hasilnya negatif. Setelah dari Istana, Gubernur ada kegiatan lainnya di luar Istana saya tidak tahu,” kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, kemarin.

Kabar Gubernur Isdianto dinyatakan positif covid-19 datang dari Satgas Penanganan Covid-19 Kepulauan Riau. Pemeriksaan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam menunjukkan Gubernur positif tertular covid-19 dan sejak dua hari terakhir menjalani karantina mandiri di rumah dinasnya.

Sebelum terkonfirmasi tertular virus korona, Gubernur diketahui menghadiri acara penyambutan di Bandara Raja Haji Fisabilillah dan Gedung Daerah Tanjungpinang. Isdianto juga diketahui sempat mengunjungi Pulau Penyengat dan Taman Makam Pahlawan Tanjungpinang. Ia juga sempat menghadiri beberapa acara lain.

Heru menyampaikan uji usap untuk persiapan acara pelantikan juga dilakukan terhadap keluarga Isdianto dan pejabat terkait yang hadir secara terbatas pada saat seremoni pelantikan.

Selama prosesi pelantikan berlangsung, imbuh Heru, pihak Sekretariat Presiden juga menerapkan minimalisasi kontak langsung antara Presiden Joko Widodo dan Gubernur Kepulauan Riau yang saat itu akan dilantik. Saat proses penyerahan keputusan presiden (keppres) terkait pelantikan, Isdianto tidak melakukan kontak langsung dengan Jokowi.

“Bapak Presiden tidak langsung menyerahkan keppres (keputusan presiden), tetapi sudah disiapkan di satu meja, tidak jauh dari berdirinya Gubernur Kepulauan Riau, dan Gubernur Kepulauan Riau mengambil sendiri berkas itu. Artinya, kami sudah melaksanakan dan menjaga kondisi-kondisi protokol kesehatan dengan ketat,” ujar Heru.

Selain itu, tambah Heru, sejumlah protokol kesehatan lainnya seperti penggunaan masker dan jaga jarak juga diterapkan secara ketat di lingkungan Istana Kepresidenan selama prosesi pelantikan berlangsung.

“Saat pelantikan, kami tidak banyak mengundang para pejabat dan hanya dihadiri oleh keluarga dan pejabat tertentu,” ungkap Heru.

Protokol terlanggar

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri Tjetjep Yudiana menduga Isdianto dan lima staf protokol Pemprov Kepri tertular covid-19 saat berada di Tanjungpinang. Dugaan itu semakin kuat ketika kegiatan seremonial dalam penyambutan Isdianto di Tanjungpinang pada Selasa (28/7) tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Sudah kami ingatkan berulang kali kepada warga agar menerapkan protokol kesehatan, tetapi suasana yang ramai sulit dihindari,” tuturnya.

Berdasarkan data per Jumat (31/7), total kasus positif covid-19 di Kepri mencapai 481 orang, sebanyak 120 orang dikarantina dan 20 orang dirawat, sedangkan pasien yang sembuh sebanyak 322 orang, dan yang meninggal dunia 19 orang. (Ant/P-2)

BERITA TERKAIT