02 August 2020, 05:55 WIB

Indonesia Apresiasi Saudi Utamakan Kesehatan


Dhk/Bay/X-3 | Politik dan Hukum

INDONESIA mengapresiasi Kerajaan Arab Saudi yang menyelenggarakan ibadah haji tahun ini dengan protokol kesehatan secara ketat dan mengedepankan kesehatan umat. Hal ini dikemukakan Presiden Joko Widodo kepada Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud melalui sambungan telepon dari Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (31/7) petang pukul 18.45 WIB.

“Kami mengapresiasi pengaturan penyelenggaraan ibadah haji yang dijalankan dengan protokol kesehatan. Mari kita terus berdoa agar pandemi ini dapat cepat teratasi,” kata Presiden.

Dalam kondisi pandemi, Jokowi mengajak Raja Salman untuk terus meningkatkan hubungan baik antarkedua negara, termasuk kerjasama di bidang ekonomi.

Raja Salman pun menyatakan Arab Saudi selalu siap meningkatkan hubungan untuk kebaikan kedua negara.

“Saya dan rakyat Indonesia menyampaikan selamat Hari Raya Idul Adha 1441 H untuk Sri Baginda Raja dan seluruh rakyat Arab Saudi,” lanjut Jokowi.

Jokowi menyampaikan rasa syukurnya karena Raja Salman telah pulih kembali dan kini berada dalam kondisi sehat. Raja Salman telah keluar dari rumah sakit seusai menjalani perawatan karena mengalami peradangan kantung empedu.

Terpisah, Konsul Haji di Konsulat Jenderal Republik Indonesia Jeddah, Arab Saudi, Endang Jumali, menjelaskan pelaksanaan ibadah haji 1441 H di Tanah Suci secara umum berlangsung lancar.

“Per hari ini (kemarin) prosesi ibadah haji memasuki hari kedua, yaitu jemaah mabit di Mina. Mereka melakukan manasik dengan melontar jamrah Ula, Wusta, dan Kubra,” kata Endang saat dihubungi Media Indonesia, kemarin.

Tahun ini, Indonesia mendapat kuota 13 jemaah calon haji yang merupakan ekspatriat di Madinah, Riyadh, Yanbu, dan Jeddah. Mereka berprofesi sebagai guru sekolah Indonesia di Riyadh, perawat, dan dokter di rumah sakit setempat.

Secara umum pelaksanaan ibadah haji tahun ini diikuti 1.000 jemaah yang belum melaksanakan kewajiban tersebut dari berbagai negara. “Haji tahun ini dikhususkan bagi mereka yang belum pernah berhaji. Saya sudah mendaftar, tetapi tidak lolos,” tandas Endang. (Dhk/Bay/X-3)

BERITA TERKAIT